Dark/Light Mode

Iran Dukung RI Gabung BOP, Tapi Ragukan AS

Kamis, 12 Februari 2026 06:10 WIB
Presiden Prabowo Subianto berbincang akrab dengan Presiden Donald Trump usai menandatangani keikutsertaan Indonesia di BoP di Davos, Swiss, 22 Januari 2026. Foto: SETNEG RI
Presiden Prabowo Subianto berbincang akrab dengan Presiden Donald Trump usai menandatangani keikutsertaan Indonesia di BoP di Davos, Swiss, 22 Januari 2026. Foto: SETNEG RI

 Sebelumnya 
“Jumlahnya masih perkiraan, bisa satu brigade sekitar 5.000 sampai 8.000 personel. Belum ada keputusan final,” ujar Maruli.

Saat ini, lanjutnya, proses koordinasi penugasan pasukan perdamaian masih terus berjalan. Penentuan kebutuhan personel akan ditetapkan setelah ada arahan resmi dari pihak yang mengoordinasikan misi di Gaza, kemudian diteruskan ke Markas Besar TNI dan Mabes Angkatan Darat.

“Butuh personel yang berkarakter apa, nanti kami siapkan,” jelas Maruli, usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI dan Polri bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Baca juga : Shenina Cinnamon, Umumkan Kehamilan Pada 1st Anniversary

Sekadar informasi, ISF dirancang untuk menjaga dan mengawasi pelaksanaan gencatan senjata dan membantu stabilisasi wilayah. Termasuk kemungkinan pengawasan perbatasan seperti di Khan Younis dan Rafah, Gaza selatan. Pasukan ini tidak ditujukan untuk berkonfrontasi ataupun melucuti Hamas.

Rapat Perdana

Trump berencana menggelar rapat perdana BoP di Institut Perdamaian AS, Washington DC. Pejabat AS mengatakan, rapat perdana akan difokuskan pada penggalangan dana rekonstruksi Gaza.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan Indonesia sebagai salah satu anggota BoP, telah menerima undangan rapat tersebut. Namun, kehadiran Presiden Prabowo Subianto masih menunggu kepastian.

Baca juga : Mensesneg Pastikan Tidak Ada Reshuffle

Prasetyo menegaskan, keikutsertaan Indonesia di BoP bagian dari komitmen memperjuangkan kemerdekaan Palestina bersama tujuh negara mayoritas Muslim.

“Kita berharap BoP bisa mengurangi eskalasi konflik dan memperlancar masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza,” harapnya. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 12 Februari 2026 dengan judul "Iran Dukung RI Gabung BOP, Tapi Ragukan AS"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.