Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Suasana mencekam menyelimuti sejumlah kota di Meksiko usai Operasi militer Angkatan Darat Meksiko menewaskan pemimpin kartel narkoba Cartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG), Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho, Minggu (22/2/2026). Penyerbuan salah satu organisasi narkoba paling kuat di Meksiko itu memicu gelombang kekacauan (chaos).
Kematian Oseguera menjadi target terbesar Pemerintah Meksiko dalam upaya menunjukkan komitmen pemberantasan kartel, termasuk kepada pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, tewasnya sang gembong langsung memicu aksi balasan dari CJNG.
Kendaraan dibakar, jalan raya diblokade di lebih dari 250 titik di 20 negara bagian, dan asap hitam membumbung di sejumlah kota. Warga sipil memilih berlindung di rumah.
Ibu kota Jalisco, Guadalajara—yang dijadwalkan menjadi tuan rumah sejumlah laga FIFA World Cup—mendadak lumpuh pada Minggu malam. Sejumlah negara bagian meliburkan sekolah pada Senin (23/2/2026).
Sekretariat Pertahanan Nasional Meksiko menyatakan, Oseguera terluka dalam bentrokan dengan tentara di Tapalpa, Negara Bagian Jalisco, pada Minggu waktu setempat. Dia meninggal saat diterbangkan ke Mexico City. Ia merupakan buronan dengan hadiah 15 juta dolar dari AS (sekitar Rp 247,5 miliar).
Baca juga : Kepemimpinan Menteri Agus, Pemasyarakatan Naik Level
Laporan awal dari otoritas di Jalisco, Michoacan, dan Guanajuato menyebut sedikitnya 14 orang tewas, termasuk tujuh anggota Garda Nasional. Sekretariat Pertahanan Nasional Meksiko menyatakan, Oseguera terluka dalam baku tembak dengan tentara di Tapalpa, Jalisco, sebelum meninggal saat diterbangkan ke Mexico City. Oseguera merupakan buronan dengan hadiah 15 juta dolar AS.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memuji aparat keamanan dan menyerukan ketenangan. Ia menegaskan operasi dilakukan dalam koordinasi penuh dengan berbagai pihak.
“Kami bekerja setiap hari untuk perdamaian, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan Meksiko,” tulisnya di media sosial X.
Militer menyebut operasi tersebut turut didukung informasi tambahan dari otoritas AS. Dalam penggerebekan itu, empat anggota CJNG tewas, dua lainnya meninggal saat dipindahkan, dan dua tersangka ditangkap.
Aparat juga menyita kendaraan lapis baja, peluncur roket, serta berbagai senjata api. Tiga personel militer dilaporkan terluka.
Baca juga : Kepemimpinan Menteri Agus, Pemasyarakatan Naik Level
Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau menyebut tewasnya Oseguera sebagai perkembangan besar bagi kawasan.
“Ini adalah kemajuan signifikan bagi Meksiko, AS, Amerika Latin, dan dunia,” katanya, dikutip Al Jazeera.
AS dan Kanada pun mengeluarkan peringatan perjalanan. Sejumlah maskapai, termasuk Air Canada, United Airlines, dan American Airlines, membatalkan penerbangan ke Puerto Vallarta dan Guadalajara.
Perebutan Kekuasaan Mengintai
Koresponden Al Jazeera di Mexico City, John Holman, menyebut El Mencho selama ini dianggap sosok tak tersentuh. Ia adalah figur paling berpengaruh dalam jaringan perdagangan narkoba Meksiko.
Namun, kematiannya berpotensi memicu perebutan kekuasaan internal. Saudaranya dan putranya, yang dijuluki El Menchito, berada di penjara AS. Tidak ada penerus tunggal yang jelas.
Baca juga : Pemimpin Yang Mendengar
Analis keamanan sekaligus mantan pejabat Drug Enforcement Administration AS Mike Vigil menilai, penindakan terhadap pimpinan kartel saja tidak cukup.
“Membunuh atau menangkap kepala kartel tidak otomatis menghancurkan jaringan. Pemerintah harus membongkar infrastruktur, logistik, pencucian uang, dan sayap bersenjata mereka,” ujarnya.
Dengan Meksiko bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia pada Juni 2026, situasi keamanan beberapa bulan ke depan akan menjadi ujian besar bagi stabilitas nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya