Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Penerbangan sewa Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) yang mengevakuasi warga Amerika dari Timur Tengah, dilaporkan telah bertolak meninggalkan wilayah tersebut pada Rabu (4/3/2026) pagi waktu setempat.
Baca juga : Kendalikan Harga Pangan Selama Ramadan, Ini Upaya yang Dilakukan Pemerintah
“Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami, untuk membantu orang Amerika kembali ke rumah,” tulis Departemen Luar Negeri AS via X.
Baca juga : Respons Negara-Negara Atas Warganya Yang Terjebak di Timur Tengah
Deplu AS menyebut, jadwal penerbangan evakuasi akan bertambah di seluruh wilayah.
Baca juga : DPR Minta Pemerintah Evakuasi 58 Ribu Jamaah Umrah Yang Tertahan Di Timur Tengah
Warga Amerika di Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Arab Saudi, dan Israel yang tertarik dengan penerbangan sewaan atau memilih opsi transportasi darat, diminta segera mengisi Crisis Intake Form di mytravel.state.gov/s/crisis-intake atau menghubungi Gugus Tugas 24/7 Departemen Luar Negeri di +1-202-501-4444.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya