Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Komentar Trump Soal Permintaan Maaf Presiden Iran Terhadap Negara-Negara Timteng
Sabtu, 7 Maret 2026 20:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengomentari pernyataan minta maaf Presiden Iran Masoud Pezeshkian kepada negara-negara tetangganya di Timur Tengah, karena telah menjadi sasaran dalam serangan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel sejak Sabtu (28/2/2026).
Dalam pernyataan yang disiarkan stasiun TV Iran, Pezeshkian menekankan, Iran tidak memiliki niat untuk menyerang negara tetangga. Pezeshkian bahkan telah menerbitkan keputusan kepemimpinan, yang meminta Angkatan Bersenjata Iran tidak melakukan penyerangan terhadap negara tetangga. Kecuali, diserang terlebih dahulu.
"Iran, yang sedang digempur habis-habisan, telah meminta maaf dan menyerah kepada negara-negara tetangganya di Timur Tengah, serta berjanji tidak akan menyerang negara-negara tersebut. Janji ini dibuat karena mereka menghadapi serangan tanpa henti dari Amerika Serikat dan Israel," tulis Trump via Truth Social, Sabtu (7/3/2026).
Baca juga : Konflik Timur Tengah: Putin dan Presiden Iran Sepakat Jaga Kontak
Trump berkeyakinan, Iran sebelumnya ingin mengambil alih dan menguasai Timur Tengah.
"Ini adalah pertama kalinya Iran kalah, dalam ribuan tahun, dari negara-negara Timur Tengah di sekitarnya. Negara-negara Timur Tengah itu mengucapkan "Terima kasih Presiden Trump.” Saya menjawab, “Sama-sama!” paparnya.
Dalam postingan itu, Trump menegaskan, Iran bukan lagi “pengganggu di Timur Tengah,” melainkan “pecundang di Timur Tengah".
Baca juga : Langkah Prabowo Jadi Mediator Iran-AS Didukung Negara-negara Timur Tengah
"Dan akan tetap begitu selama beberapa dekade sampai mereka menyerah atau, yang lebih mungkin, runtuh sepenuhnya," tutur Trump.
"Hari ini Iran akan dipukul sangat keras. Karena perilaku buruk Iran, kini sedang dipertimbangkan secara serius penghancuran total dan kematian pasti bagi wilayah serta kelompok orang yang sebelumnya tidak dipertimbangkan sebagai target hingga saat ini," tandasnya.
Baca juga : Ini Pedoman Kemenag Soal Penggunaan Pengeras Suara Di Tempat Ibadah
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya