Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Trenggono Ungkap Kondisi Usai Pingsan, Presiden Prabowo Telepon Langsung
Minggu, 25 Januari 2026 15:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memberikan konfirmasi langsung terkait kondisi kesehatannya usai jatuh pingsan saat memimpin upacara persemayaman jenazah korban pesawat ATR 42-500, Minggu (25/1) pagi. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Trenggono menyatakan kondisinya kini telah membaik dan stabil.
Trenggono mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian khusus terhadap insiden tersebut. Kepala Negara disebut langsung menghubungi sang menteri untuk memastikan kondisinya pasca-evakuasi medis dari Aula Politeknik AUP Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya. Wabil khusus Pak Presiden Prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini," tulis Trenggono dalam unggahan terbarunya, Minggu (25/1/2026).
Baca juga : Prabowo Perkuat Posisi RI Di Panggung Global
Ia menjelaskan bahwa hasil observasi dokter tidak menunjukkan adanya gangguan kesehatan yang serius. Kelelahan fisik dan beban mental akibat musibah yang menimpa keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjadi faktor utama dirinya tumbang di podium.
"Saya dalam kondisi baik-baik saja, Alhamdulilah observarsi dokter menyatakan tak ada masalah, hanya kelelahan. Seminggu terakhir ini memang melelahkan tidak hanya fisik tetapi mental karena keluarga besar KKP tengah ditimpa musibah," tambahnya.
Meskipun baru saja tiba dari perjalanan dinas luar negeri mendampingi Presiden Prabowo Subianto, Trenggono menegaskan keputusannya untuk tetap hadir di upacara duka adalah bentuk dedikasi sebagai pemimpin.
Baca juga : Menteri KKP Rapikan Dasi Presiden Prabowo Jelang Pidato Di WEF 2026 Davos
"Sebagai komandan di KKP saya selalu bersama pasukan baik suka dan duka, menjadi inspektur upacara bagi mereka yang berpulang adalah wujud pendampingan terakhir. Sekali lagi terima kasih atas doa dan dukungan semuanya Jangan pernah lelah mencintai Indonesia," tandasnya.
Sebelumnya, Menteri Trenggono jatuh pingsan di depan podium saat memimpin upacara penghormatan terakhir bagi pilot Kapten Andy Dahananto serta dua pegawai KKP, Ferry Irawan dan Yoga Naufal. Ketiganya merupakan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik KKP yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.50 WIB di Aula Politeknik AUP, Jakarta Selatan. Trenggono sempat terlihat lunglai dan meminta air minum kepada ajudannya sebelum akhirnya ambruk ke belakang. Benturan keras terdengar saat kepalanya mengenai lantai hingga pecinya terlepas, yang sempat memicu kepanikan peserta upacara.
Baca juga : Realisasi Investasi Tembus Rp 1.931 T, Presiden Prabowo dan Rosan Dijempoli
Berdasarkan informasi internal, Trenggono sebenarnya baru saja tiba di Jakarta pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi dari Swiss usai mendampingi Presiden Prabowo di World Economic Forum (WEF) Davos dan rangkaian kegiatan di London. Meski disarankan untuk beristirahat, ia tetap bersikukuh hadir memberikan penghormatan terakhir secara langsung bagi anak buahnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya