Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
AS Tawarkan Rp 169 Miliar Bagi Pembocor Info Mojtaba Khamenei dan Petinggi IRGC
Sabtu, 14 Maret 2026 08:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) menawarkan duit 10 juta dolar AS atau setara Rp 169 miliar bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi tentang keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei dan para petinggi Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Penawaran itu disampaikan Deplu AS melalui pamflet dua bahasa: Inggris dan Arab yang disebarkan melalui platform X Rewards for Justice: @RFJ_USA.
Baca juga : Anak Khamenei Jadi Pimpinan Tertinggi Iran
Berikut nama 10 orang dalam pamflet tersebut:
- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
- Deputy Chief of Staff Supreme Leader Office (SLO) Ali Asghar Hejazi
- Secretary of the Defense Council
- Advisor to the Supreme Leader
- SLO Military Advisor Mayjen Yahya Rahim Safavi
- Military Office Chief SLO
- Advisor SLO/Secretary Supreme National Security Council Ali Larijani
- Menteri Dalam Negeri Brigjen Eskandar Momeni
- Menteri Intelijen dan Keamanan (MoIS) Esmail Khatib
- Komandan IRGC
“Orang-orang ini memerintahkan dan mengarahkan berbagai elemen Iran IRGC yang merencanakan, mengatur, dan melaksanakan terorisme di seluruh dunia,” tulis @RFJ_USA, Kemlu AS via X.
Baca juga : Gantikan Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
"Jika Anda memiliki informasi tentang ini atau pemimpin IRGC utama lainnya atau cabang komponennya, kirimkan kepada kami melalui Tipline berbasis Tor atau Signal kami. Informasi yang Anda berikan, dapat membuat Anda memenuhi syarat untuk relokasi dan hadiah," imbuh postingan tersebut.
Rewards for Justice merupakan program resmi milik Departemen Luar Negeri AS, yang dikelola Diplomatic Security Service di bawah Deplu AS.
Baca juga : Menlu Sampaikan Surat Duka Cita Prabowo Atas Gugurnya Khamenei Kepada Dubes Iran
Program ini memberikan hadiah uang (reward) kepada siapa pun yang memberikan informasi penting tentang terorisme internasional, pelaku kejahatan serius, atau ancaman keamanan terhadap AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya