Dark/Light Mode

Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah Amoudi Jamin Keamanan Pelaksanaan Ibadah Haji

Jumat, 27 Maret 2026 07:44 WIB
Dubes Faisal Abdullah Al Amoudi dalam konferensi pers di kediamannya di Menteng, Jakarta, Selasa (24/3/2026). (Foto Kedubes Arab Saudi Jakarta)
Dubes Faisal Abdullah Al Amoudi dalam konferensi pers di kediamannya di Menteng, Jakarta, Selasa (24/3/2026). (Foto Kedubes Arab Saudi Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketegangan di kawasan Timur Tengah (Timteng) membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai keamanan pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Gempuran Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran, membawa dampak kepada negara-negara di kawasan Teluk. Tidak terkecuali Arab Saudi. Kendati begitu, Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi menjamin, pelaksanaan haji 2026 akan berlangsung aman dan sesuai rencana.

Berdasarkan info dari Kementerian Agama Indonesia, musim haji 2026 dimulai 22 April 2026. “Alhamdulillah, Arab Saudi sampai saat ini tetap aman dan persiapan haji berja¬lan¬ lancar,” ujar Dubes Faisal dalam konferensi pers di kediamannya di Menteng, Jakarta, dikutip dari postingan akun X Kedutaan Besar Arab Saudi, Selasa (24/3/2026).

Dia menegaskan, penerbangan menuju Arab Saudi juga akan mengangkut jemaah haji sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Baca juga : Dubes Prancis Fabien Penone Gelar Ramah Tamah Dengan Pemain Persib

“Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat Indonesia tidak khawatir karena persiapan haji tetap berjalan sesuai dengan rencana,” imbaunya.

Sebelumnya, pada 13 Maret lalu, Dubes Faisal mengatakan, persiapan musim haji 2026 telah dilakukan dengan baik dan tidak ada kendala berarti.

Dubes Faisal menyayangkan serangan Iran telah memperlemah solidaritas di antara negara-negara Muslim dan meretakkan stabilitas kawasan.

Baca juga : Dubes Faisal bin Abdullah Al-Amudi Rayakan Saudi Founding Day Sambil Bukber

Menurutnya, mayoritas serangan Iran bukan diarahkan ke Israel sebagaimana yang banyak diberitakan. Melainkan menyasar negara-negara tetangga¬nya di kawasan Teluk.

“Iran bahkan melakukan serangan saat para menteri negara Teluk dan negara Islam berkumpul di Riyadh pekan lalu. Ini bukti Iran tidak mengakui solusi diplomasi yang kita usulkan,” tudingnya.

Arab Saudi, lanjut Faisal, menyambut dukungan internasional terhadap penghentian serangan Iran. Dia mengatakan, 136 negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2817, sepakat menuntut Iran menghentikan serangan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.