Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Trump Kembali Tunda Serangan ke Pembangkit Listrik Iran, Kali Ini Hingga 6 April
Jumat, 27 Maret 2026 10:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menunda rencana penghancuran pembangkit listrik selama 10 hari, kali ini hingga Senin (6/4/2026) pukul 20.00 Waktu Bagian Timur. Rencana ini diumumkan Trump via Truth Social, Jumat (27/3/2026).
"Sesuai permintaan Pemerintah Iran, mohon agar pernyataan ini berfungsi sebagai pemberitahuan bahwa saya menunda periode penghancuran pembangkit energi selama 10 hari hingga Senin 6 April 2026, pukul 20.00 Waktu Bagian Timur," tulis Trump.
Baca juga : Arema FC Kembali Latihan, Marcos Santos Bidik Kebangkitan di Sisa Musim
Dalam postingan itu, Trump juga menyebut pihaknya sedang melangsungkan pembicaraan dengan Iran.
"Terlepas dari pernyataan keliru yang bertentangan dari media berita palsu, dan pihak lain, pembicaraan berjalan dengan sangat baik. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!" ujarnya.
Baca juga : Program Mudik ke Jakarta Dongkrak Transaksi Hingga Rp 21 Triliun
Ancaman menghancurkan pembangkit listrik Iran pertama kali disampaikan Trump lewat Truth Social. Ketika itu, Trump mengancam akan menyerang dan menghancurkan berbagai infrastruktur energi vital Iran, dimulai dari pembangkit listrik paling besar, jika mereka tidak membuka Selat Hormuz dalam tempo 48 jam.
Ancaman itu ditulis Trump pada Sabtu (21/3/2026) malam pukul 23.44 GMT (pukul 19.44 waktu Washington DC). Di Teheran, waktu tersebut bertepatan dengan hari Minggu (22/3/2026) pukul 03.14 pagi. Sesuai hitungan 48 jam dari pengumuman tersebut, tenggat waktu seharusnya jatuh pada Selasa (24/3/2026) pukul 03.14 pagi waktu Teheran.
Baca juga : KPK Akan Kembali Tahan Yaqut di Rutan, Masih Tunggu Hasil Cek Kesehatan
Beberapa jam sebelum tenggat waktu tersebut berakhir, Senin (23/3/2026), Trump mengumumkan penundaan selama 5 hari.
Kemudian, pada Kamis (26/3/2026), Trump kembali memperpanjang penundaan serangan selama 10 hari tambahan. Batas waktu baru yang ditetapkan sekarang adalah Senin (6/4/2026) pukul 20.00 waktu Washington DC Dalam waktu Teheran, batas waktu terbaru ini jatuh pada Selasa (7/4/2026) pukul 03.30 pagi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya