Dark/Light Mode

Direndam Di Sungai Pasca Digigit Ular, Remaja Meninggal

Sabtu, 18 April 2026 06:10 WIB
Tubuh Amit saat direndam di Sungai Gangga. (Foto via Oddity Central)
Tubuh Amit saat direndam di Sungai Gangga. (Foto via Oddity Central)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun di India, direndam di Sungai Gangga selama 12 jam usai digigit ular berbisa. Saran seorang dukun membuat bocah malang itu meninggal dunia.

Melansir Oddity Central, Rabu (15/4/2026), peristiwa tragis ini terjadi di desa Pitampur, Uttar Pradesh, India. Korban bernama Amit, seorang siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD), yang digigit ular pada Kamis (9/4/2026). Setelah itu, dia segera memberitahu keluarganya.

Namun, bukannya mencari pertolongan medis, keluarga justru berkonsultasi dengan seorang dukun. Atas saran dukun tersebut, Amit diikat pada batang bambu dan direndam di Sungai Gangga. Mereka berharap air suci dapat menyembuhkannya.

Baca juga : Dea Imut, Tulang Punggung Keluarga, Rela Tunda Menikah

Keluarga baru membawa Amit ke tenaga medis setelah 12 jam berlalu dan kondisi bocah itu sudah tidak sadarkan diri. Nyawanya tidak dapat diselamatkan.

“Setiap menit sangat berharga dalam kasus gigitan ular. Kami terus mengimbau masyarakat agar segera datang ke rumah sakit,” tegas Dr. Shashank Chaudhary dari pusat kesehatan setempat.

Bahkan, setelah dinyatakan meninggal, keluarga sempat berupaya menghanyutkan jenazah Amit ke Sungai Gangga. Keluarganya berharap terjadi keajaiban dan bocah itu kembali hidup.

Baca juga : Menag Dukung PP Tunas: Ruang Digital Perlu Fondasi Agama dan Etika

Tewasnya Amit memicu kemarahan publik. Netizen India kembali menyoroti bahaya praktik takhayul dalam penanganan medis. Kematian remaja itu seharusnya bisa dicegah.

Sejumlah pihak mendesak agar orang tua korban dimintai pertanggungjawaban atas kelalaian mereka. Hingga kini, belum ada kepastian apakah pihak kepolisian akan mengambil tindakan hukum dalam kasus tersebut.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.