Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Robot tenis meja buatan perusahaan Jepang, Sony, menunjukkan kemampuan luar biasa, mampu mengalahkan atlet profesional tenis meja. Pencapaian ini dinilai sebagai tonggak penting dalam perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan robotika.
Robot bernama Ace itu berupa lengan mekanis yang memegang bet. Benda ini dilengkapi sembilan kamera di sekitar lapangan untuk membaca pergerakan bola dan lawan. Dalam uji coba melawan atlet profesional, Ace terbukti memberi perlawanan serius.
Ace tidak diprogram secara manual. Dia belajar melalui metode reinforcement learning, yakni mengasah kemampuan dari pengalaman dan percobaan berulang.
Baca juga : Amerika Kerahkan Kapal Perang, Timteng Membara
“Tidak mungkin memprogram robot secara manual untuk bermain tenis meja. Robot harus belajar dari pengalaman,” ujar peneliti Sony AI, Peter Durr sebagaimana dikutip Sky News, Rabu (22/4/2026).
Ini merupakan peristiwa pertama kalinya robot mencapai tingkat permainan setara manusia ahli dalam olahraga kompetitif di dunia nyata.
Presiden Sony AI Michael Spranger mengatakan, tantangan utama robotika adalah kecepatan di lingkungan yang tidak pasti.
Baca juga : Robot Pecahkan Rekor Manusia Di Half Marathon
“Banyak robot pabrik sangat cepat, tetapi hanya mengulang gerakan yang sama. Hasil ini menunjukkan bahwa robot bisa dilatih menjadi adaptif, kompetitif dan cepat di lingkungan yang terus berubah,” ujarnya.
Untuk melatih Ace, Sony membangun lapangan berstandar Olimpiade di kantor pusatnya di Tokyo. Kemampuan Ace disesuaikan dengan atlet terampil yang berlatih minimal 20 jam per minggu. Mulai dari kecepatan, jangkauan, hingga performanya.
Spranger menegaskan, tujuan proyek ini bukan menciptakan robot tak terkalahkan.
Baca juga : Robot Pelayan Ngamuk Di Restoran, Staf Panik
“Sangat mudah membuat robot yang melampaui manusia, misalnya dengan menembakkan bola jauh lebih cepat. Tapi tujuan kami adalah membuat sistem yang sportif bahwa robot menang karena keputusan, taktik dan keterampilan,” jelasnya.
“Robot tidak boleh menang hanya karena lebih cepat, tetapi karena benar-benar memainkan permainan,” pungkas Spranger.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 29 April 2026 dengan judul "Robot Kalahkan Atlet Tenis Meja"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya