Dark/Light Mode

Zona Kendali Maritim Baru Diumumkan

Iran Siap Hadapi Aneka Skenario di Selat Hormuz

Senin, 4 Mei 2026 19:33 WIB
Ilustrasi bendera Iran (Foto: Pexels)
Ilustrasi bendera Iran (Foto: Pexels)

RM.id  Rakyat Merdeka - Iran dilaporkan siap menghadapi skenario apa pun di Selat Hormuz dan telah melancarkan tembakan awal terhadap sejumlah kapal militer AS.

"Amerika tahu, Iran tidak akan membiarkan intimidasi oleh Presiden AS Donald Trump dan pasukan Amerika," ungkap sumber Tasnim, Senin (4/5/2026).

Merujuk pada tembakan awal yang dilepaskan oleh pasukan Iran ke sejumlah kapal tempur AS, sumber tersebut mengatakan, Angkatan Bersenjata Iran, seperti selama perang 40 hari, tidak akan mengizinkan lewatnya pasukan tempur Amerika.

Baca juga : AS Buka Blokade Laut, Iran Buka Selat Hormuz

"Pergerakan apa pun melalui Selat Hormuz tidak akan terjadi tanpa izin dari Angkatan Bersenjata Iran," tegasnya. 

Menurutnya, semua kapal harus mengambil pelajaran dari pengalaman perang 40 hari dan menghindari membayar harga atas "kebodohan Amerika". “Selain menembaki kapal perang AS, Iran juga telah menyiapkan skenario lain yang akan diterapkan jika diperlukan,” tambah sumber tersebut.

Komentar tersebut muncul setelah Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi memperingatkan bahwa setiap kekuatan militer asing, khususnya AS, akan diserang jika mencoba mendekati atau memasuki Selat Hormuz.

Baca juga : Bojan Hodak Pastikan Persib Siap Tempur Hadapi Bhayangkara

“Kami akan menjaga dan mengelola keamanan Selat Hormuz dengan kemampuan penuh. Kami menyarankan semua kapal komersial dan kapal tanker minyak untuk menahan diri dari upaya apa pun untuk melewati Selat Hormuz, tanpa koordinasi dengan Angkatan Bersenjata (Iran) yang ditempatkan di sana agar tidak membahayakan keamanan mereka,” kata jenderal tinggi tersebut.

Zona Kendali Maritim Baru

Dalam pernyataan resmi, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah mendeklarasikan wilayah kendali maritim baru di Selat Hormuz yang strategis, Senin (4/5/2026).

Menurut pernyataan tersebut, zona “kontrol cerdas” baru oleh Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran di Selat Hormuz didefinisikan sebagai berikut:

Baca juga : 5 Juta Ton Beras Cadangan Siaga Hadapi El Nino Godzilla

Di selatan: garis antara Gunung Mobarak di Iran dan selatan Fujairah di Uni Emirat Arab.

Di barat: garis antara ujung Pulau Qeshm di Iran dan Umm Al Quwain di Uni Emirat Arab.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.