Dark/Light Mode

Teknologi Canggih Kawal Mobilitas Jemaah Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 19:05 WIB
Pusat pengendalian mobilitas  jemaah haji Indonesia. [Foto-foto: MCH 2026]
Pusat pengendalian mobilitas jemaah haji Indonesia. [Foto-foto: MCH 2026]

 Sebelumnya 
Pergerakan jemaah dari Madinah menuju Mekah dalam beberapa hari terakhir terus meningkat. Pada hari itu saja, tercatat sebanyak 20 kloter diberangkatkan menuju Mekah.

Total ada 132 bus yang mengangkut sekitar 7.838 jemaah sejak pagi hari. Jumlah tersebut membuat aktivitas pengawasan di ruang kendali semakin padat. Dari ruang inilah petugas memastikan seluruh armada tidak salah arah dan seluruh jemaah tetap berada dalam kondisi aman selama perjalanan antarkota.

Baca juga : Wali Kota Pekalongan Komit Jaga Iklim Investasi Tetap Sehat & Kondusif

Kepala Seksi Transportasi PPIH Daker Mekah, Moh Afifuddin Zuhri, mengatakan sistem GPS yang terintegrasi dengan aplikasi khusus sangat membantu proses pemantauan perjalanan bus. Teknologi tersebut memungkinkan petugas mengetahui posisi armada secara presisi, baik bus yang bergerak dari Madinah menuju Mekah maupun sebaliknya.

“Bagi kami, pelayanan akan lebih baik ketika sudah mengetahui posisi jemaah. Seperti kemarin ada kendala di jalan dari Jeddah karena ada pemeriksaan dari otoritas keamanan Arab Saudi,” ujar Afifuddin.

Baca juga : BSD City Kembangkan Pusat Riset AI dan Robotik Bersama ASIX Indonesia

Dia menjelaskan, estimasi waktu perjalanan dalam jadwal tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kondisi lalu lintas dan kecepatan masing-masing bus membuat waktu tempuh bisa berubah sewaktu-waktu. Karena itu, sistem pelacakan menjadi instrumen penting dalam pengambilan keputusan di lapangan.

Melalui fitur tracking tersebut, petugas dapat menyesuaikan kesiapan layanan sesuai kondisi aktual perjalanan bus. Afifuddin menambahkan, koordinasi antartim juga menjadi faktor utama dalam kelancaran layanan transportasi haji.

Baca juga : Pengawasan Fasilitas Arafah Diperketat

Tim di Madinah berperan melakukan verifikasi data bersama Daker Bandara serta operator bus. Menurut dia, digitalisasi layanan transportasi kini menjadi salah satu kunci utama dalam peningkatan kualitas pelayanan haji Indonesia di Arab Saudi.

Dengan sistem pemantauan yang terintegrasi, Pemerintah berharap keamanan dan kenyamanan jemaah selama perjalanan dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.