Dark/Light Mode

Gelar Forum Bisnis Di Cape Town, RI-Afrika Selatan Perkuat Kemitraan Ekonomi

Sabtu, 13 Juni 2026 14:20 WIB
Foto: KJRI Cape Town
Foto: KJRI Cape Town

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia dan Afrika Selatan terus memperkuat kerja sama ekonomi di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks melalui penyelenggaraan Indonesia–South Africa Business Networking Session di Cape Town, Afrika Selatan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia Cape Town bekerja sama dengan Indonesian Trade Promotion Center Johannesburg itu dihadiri perwakilan pelaku usaha kedua negara, lembaga promosi investasi, serta delegasi perusahaan Indonesia yang tengah menjajaki peluang pasar di Afrika Selatan.

Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI di Cape Town mengatakan forum tersebut berlangsung pada momentum yang tepat ketika dunia menghadapi perubahan besar dalam lanskap ekonomi global yang menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru.

"Dinamika ekonomi global terus berkembang dengan menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Hubungan ekonomi yang selama ini telah terbangun mengalami redefinisi, sementara dunia usaha harus beradaptasi dengan kondisi yang semakin kompleks dan tidak menentu," ujarnya dalam forum yang berlangsung di Cape Town, Jumat (12/6/2026)

Menurut dia, gangguan rantai pasok global, ketegangan geopolitik, dan perubahan kondisi pasar telah mendorong banyak negara maupun pelaku usaha untuk mencari mitra yang andal, pasar yang lebih beragam, serta rantai pasok yang lebih tangguh.

Baca juga : Di Istiqlal, Basket Satukan Perbedaan

Dalam konteks tersebut, Indonesia dan Afrika Selatan dinilai memiliki posisi strategis untuk memperdalam kerja sama ekonomi dan menciptakan peluang pertumbuhan yang saling menguntungkan.

Sebagai dua kekuatan ekonomi penting di kawasan Asia Tenggara dan Afrika, kedua negara memiliki sejumlah prioritas yang sejalan, antara lain ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, percepatan industrialisasi, pengembangan energi terbarukan dan transisi hijau, serta peningkatan partisipasi dalam rantai nilai global.

"Kesamaan visi tersebut menjadi fondasi yang kuat bagi kemitraan ekonomi yang lebih mendalam dan strategis antara Indonesia dan Afrika Selatan," katanya.

Forum tersebut turut dihadiri perwakilan Wesgro, Arushvest Capital, Indobizco, perwakilan Kementerian Luar Negeri RI, serta delegasi Institute of Engineering, Technicians and Technology of Indonesia yang tengah menghadiri International Engineering Alliance Meetings di Cape Town.

Pada kesempatan itu, Konsul Jenderal RI juga menyampaikan apresiasi kepada 12 perusahaan Indonesia yang berpartisipasi dalam Africa Food Show 2026.

Baca juga : Kemenperin Perkuat Transformasi Industri

Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari kopi, teh, cokelat, biskuit dan produk konfeksioneri, rempah-rempah, produk konsumen, produk kebersihan, hingga bahan bangunan dan solusi interior.

Partisipasi tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya minat dunia usaha Indonesia untuk memperluas perdagangan dan investasi di Afrika Selatan maupun kawasan Afrika secara lebih luas.

"Yang lebih penting, kehadiran mereka mencerminkan kepercayaan pelaku usaha Indonesia terhadap besarnya peluang yang ditawarkan Afrika Selatan sebagai gerbang menuju pasar Afrika," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama forum bisnis tersebut adalah memfasilitasi dialog, pertukaran informasi pasar, berbagi pengalaman bisnis, serta membangun koneksi yang dapat berkembang menjadi kerja sama konkret pada masa mendatang.

Menurut dia, hubungan bisnis yang sukses sering kali berawal dari sebuah percakapan yang kemudian berkembang menjadi kepercayaan, kemitraan, dan peluang pertumbuhan baru.

Baca juga : Lewat Pantun, RI-Malaysia Perkuat Benteng Ekonomi

KJRI Cape Town bersama ITPC Johannesburg dan para mitra terkait menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan hubungan ekonomi Indonesia dan Afrika Selatan melalui fasilitasi jejaring bisnis, promosi perdagangan, serta peningkatan hubungan antarmasyarakat dan pelaku usaha kedua negara.

Forum tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai peluang investasi, perdagangan, dan kemitraan baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja di kedua negara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.