Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BAZNAS Resmikan Balai Ternak Di Tegal, Perkuat Kemandirian Ekonomi Mustahik
Kamis, 21 Mei 2026 23:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo Semarang meresmikan Program Balai Ternak di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (21/5/2026).
Program ini ditujukan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas sekaligus mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki.
Peresmian Balai Ternak berlangsung di kandang Kelompok Harapan Ternak. Turut dihadiri Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad; Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang, Prof. Akhmad Arif Junaidi; Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman; serta Ketua BAZNAS Kabupaten Tegal, KH Ahmad Rofiqi.
Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad mengatakan program Balai Ternak diharapkan menjadi sarana peningkatan kesejahteraan mustahik melalui usaha peternakan produktif.
Baca juga : PGN Siap Serap LNG Blok Masela Untuk Perkuat Pasokan Energi Domestik
Menurut Idy, program pemberdayaan tersebut ditargetkan mampu mendorong mustahik bertransformasi menjadi muzaki atau setidaknya menjadi munfik. Idy juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo Semarang dalam merealisasikan program tersebut.
"Kami ingin ke depan program yang semacam ini di Kabupaten Tegal bisa digencarkan di berbagai wilayah lainnya," kata Idy.
Sementara itu, Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman menilai program Balai Ternak menjadi bentuk pemberdayaan yang menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat secara langsung.
Ischak menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mendukung keberlanjutan program melalui penguatan sinergi kebijakan dan pengembangan zakat.
Baca juga : BNI Modernisasi Co-Working Space UGM Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa
“Program ini bukan sekadar bantuan ekonomi, melainkan pemberdayaan masyarakat lewat semangat gotong royong. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat yang luas dan memberikan dampak nyata secara ekonomi,” ujar Ischak.
Menurut Ischak, Desa Danawarih berpotensi berkembang menjadi sentra penghasil bibit ternak unggul sekaligus model pengembangan balai ternak di wilayah lain.
Di sisi lain, Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang, Akhmad Arif Junaidi menyebut program Balai Ternak Tegal sebagai langkah strategis yang melibatkan berbagai aspek pemberdayaan.
Mulai dari penyediaan kambing unggul, inovasi pakan, hingga pembinaan berkelanjutan bagi peternak. Ia mengatakan keterlibatan perguruan tinggi dalam program tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga : ASN Imipas Bahagia Dapat Rumah Murah
“Dosen tidak hanya mengajar atau membimbing disertasi, tetapi juga wajib melaksanakan penelitian sesuai bidang kajiannya serta melakukan pengabdian kepada masyarakat,” sambung Akhmad.
Balai Ternak BAZNAS di Kabupaten Tegal yang dikelola Kelompok Harapan Ternak melibatkan 15 peternak penerima manfaat. Program ini mengelola total 92 ekor ternak yang terdiri atas 70 ekor pejantan dan 21 ekor betina.
Program tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pemberdayaan peternak berbasis komunitas, meningkatkan produktivitas usaha peternakan, serta memperluas kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan di Kabupaten Tegal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya