Dark/Light Mode

Pimpin Delegasi RI Ke Paris

Airlangga Kawal Aksesi Indonesia Masuk OECD

Kamis, 4 Juni 2026 06:30 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD 2026 di Paris. Foto: Dok. Kemenko Perekonomian
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD 2026 di Paris. Foto: Dok. Kemenko Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Indonesia memperkuat posisi di peta ekonomi global dengan mengawal proses aksesi ke Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organization for Economic Co-operation and Development/OECD).

Upaya tersebut dilakukan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memimpin delegasi Indonesia dalam kunjungan kerja ke Paris, Prancis dan Brussels, Belgia, pada 3–5 Juni 2026.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pelaksana Tim Nasional Aksesi OECD, Airlangga menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD 2026 di Paris.

Kehadiran Indonesia dalam forum itu menjadi momentum penting setelah dua tahun perjalanan menuju keanggotaan OECD, sejak menerima Peta Jalan Aksesi pada 2024 dan menyerahkan dokumen Initial Memorandum pada 2025.

Baca juga : Jangan Tunggu Rusak Parah, Baru Bertindak

Saat ini, proses aksesi Indonesia telah memasuki tahap tinjauan teknis yang mencakup evaluasi mendalam terhadap berbagai kebijakan dan regulasi nasional.

OECD bersama negara-negara anggotanya akan melakukan pengumpulan data, distribusi kuesioner, kunjungan fact-finding mission, hingga penyusunan kajian kebijakan yang menjadi dasar rekomendasi penyempurnaan regulasi di Indonesia.

Proses tersebut melibatkan lebih dari 60 pemangku kepentingan nasional. Mulai dari kementerian, lembaga, asosiasi bisnis, serikat pekerja, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Selain itu, terdapat 25 Komite OECD yang mengulas berbagai sektor strategis. Seperti investasi, perdagangan, fiskal, tata kelola Pemerintahan, antikorupsi, lingkungan hidup, ekonomi digital, kesehatan, pendidikan, hingga ketenagakerjaan.

Baca juga : Ultras Milan Serang Cardinale

Indonesia juga menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menjalani proses aksesi OECD. Bahkan, OECD menilai antusiasme negara-negara anggota terhadap pencalonan Indonesia merupakan yang tertinggi yang pernah mereka saksikan.

“Kita harus memanfaatkan momentum ini, agar semakin banyak negara mendukung dan mempercepat keanggotaan Indonesia,” kata Airlangga, seperti dikutip dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Dalam forum tersebut, Indonesia akan mengangkat agenda hilirisasi sebagai strategi utama untuk meningkatkan nilai tambah industri, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.

Airlangga juga dijadwalkan menjadi pembicara utama dalam sesi yang membahas keseimbangan kebijakan industri dengan prinsip pasar terbuka dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga : Rayakan Balapan Ke-1000, McLaren Pakai Livery Spesial Di Monako

Untuk memperkuat dukungan internasional terhadap aksesi OECD, Airlangga akan menggelar pertemuan bilateral dengan sedikitnya delapan menteri dari negara mitra. Antara lain Australia, Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Finlandia dan Thailand. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Kamis, 4 Juni 2026 dengan judul "Pimpin Delegasi RI Ke Paris Airlangga Kawal Aksesi Indonesia Masuk OECD"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.