Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Selangkah Lagi, Luis de la Fuente Ukir Sejarah
- Fabio Calonego Bakal 2 Musim Lagi Bareng Persija
- Tak Masuk Proyeksi Musim 2026/27, Persib Lepas Dimas Drajad
- Luke Anthony Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Menuju Piala Dunia 2030
- Kasus Korupsi & TPPU, Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung Besok
Dukung Perdagangan Dua Arah, Australia-RI Teken MoU Produk Halal
Selasa, 14 Juli 2026 07:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama jaminan produk halal untuk mendukung dan memperlancar perdagangan produk bersertifikat halal antar-kedua negara.
Disaksikan Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Matt Thistlethwaite, MoU ini ditandatangani Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dan Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia di Indonesia Gita Kamath. Penandatanganan MoU digelar di Jakarta, Senin (13/7/2026).
Baca juga : Kapolri Salurkan 80 Ton Pupuk Batubara Di Riau
“MoU ini menandai langkah penting dalam memperkuat kerja sama halal antara Indonesia dan Australia. Melalui pendalaman dialog teknis, peningkatan kapasitas dan pertukaran informasi, kami dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, mendukung ekosistem halal Indonesia, serta membantu produk halal berkualitas tinggi menjangkau pasar kedua negara,” ujar Haikal.
Indonesia adalah salah satu pasar halal terbesar di dunia dan tengah menuju penerapan sertifikasi halal wajib untuk sebagian besar produk makanan dan minuman, serta serangkaian produk konsumen lainnya dimulai dari 18 Oktober 2026.
Baca juga : D-8 Halal Expo Indonesia 2026 Perluas Perdagangan Dan Investasi Industri Halal
MoU ini membentuk kerangka kerja resmi untuk kerja sama dalam pertukaran informasi, dialog teknis dan pengembangan kapasitas.
“Indonesia salah satu mitra ekonomi terdekat Australia dan pasar yang sangat penting bagi eksportir produk pangan dan pertanian Australia, khususnya daging dan produk susu,” ujar Matt Thistlethwaite.
Baca juga : Dukung Ketahanan Pangan RI, Belarus Siap Pasok Teknologi Pertanian Dan Pupuk
Menurutnya, MoU ini mendukung perdagangan dua arah melalui penguatan kerja sama di bidang jaminan produk halal.
“Ini juga memperkuat kemitraan ekonomi di bawah Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IndonesiaAustralia Comprehensive Economic Partnership Agreement/IA-CEPA), serta Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership/CSP),” tutur Thistlethwaite.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya