Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Temui Menteri Bangladesh, Dubes Listyowati Jajaki Perluasan Kerja Sama Budaya
Sabtu, 1 Agustus 2026 07:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hubungan bilateral Indonesia-Bangladesh diperkuat melalui diplomasi budaya. Menjelang 55 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2027, Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Bangladesh Listyowati menemui Menteri Urusan Kebudayaan Bangladesh Nitai Roy Chowdhury di Dhaka, Rabu (29/7/2026). Pertemuan itu membahas perluasan kerja sama di sektor kebudayaan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai peluang kolaborasi di berbagai bidang. Mulai dari seni pertunjukan, seni rupa, warisan budaya, museum, sastra, kerajinan, hingga ekonomi kreatif.
Pertemuan berlangsung hangat. Hadir juga State Minister Kementerian Urusan Kebudayaan Bangladesh Ali Newaz Mahmood Khyom, beserta para pejabat senior Kementerian Kebudayaan Bangladesh.
Baca juga : Dubes Listyowati Boyong Pengusaha Negeri Land Of Rivers Ke D-8 Halal Expo
Dubes Listyowati mengatakan, kerja sama kebudayaan menjadi bagian penting diplomasi kedua negara, sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people contacts).
“Hubungan antar-masyarakat menjadi fondasi hubungan Indonesia-Bangladesh,” kata Dubes Listyowati dikutip dari keterangan pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dhaka yang dikirimkan kepada Rakyat Merdeka, Jumat (31/7/2026).
Selain itu, Dubes Listyowati juga mengharapkan dukungan dan kerja sama Bangladesh setelah Indonesia terpilih menjadi anggota UNESCO Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage (ICSICH) periode 2026–2030.
Baca juga : Pendaki Perempuan Indonesia Berhasil Taklukkan Puncak Gunung Ama Dablam, Nepal
Dalam catatan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) disebutkan, hubungan diplomatik Indonesia-Bangladesh dimulai sejak tahun 1972. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengakui kemerdekaan Bangladesh.
Dalam prosesnya, Indonesia-Bangladesh telah memiliki sejumlah kerja sama di berbagai bidang. Mulai dari kerja sama energi, kesehatan, pertanian, pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing, konsultasi hubungan luar negeri, kemitraan perdagangan dan ekonomi komprehensif, perpajakan, perlindungan investasi, pendidikan dan kebudayaan dan kerja sama teknik.
Bangladesh juga merupakan mitra dagang Indonesia ke-3 terbesar di Asia Selatan dengan surplus perdagangan untuk periode 2021-2024 mencapai 3,25 miliar dolar AS/tahun. Bangladesh merupakan salah satu mitra dagang utama untuk batubara dan kelapa sawit, serta industri strategis lainnya, seperti gerbong kereta api dan penerbangan.
Baca juga : Dubes Listyowati Promosi Wisata Medis Tanah Air Di Dhaka
Dalam konteks kerja sama regional dan global, Indonesia dan Bangladesh merupakan anggota Organization of Islamic Cooperation (OIC), Indian Ocean Rim Association (IORA) dan Development-8 Organization for Economic Cooperation (D8). Kedua negara merupakan mitra saling dukung dalam isu-isu bersama di kawasan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya