Dark/Light Mode

AS Adopsi Skema ASEAN Way

Paman Sam Hormati Kedaulatan Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 06:10 WIB
Wakil Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Elbridge Colby (kanan) bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Foto: KEMHAN RI
Wakil Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Elbridge Colby (kanan) bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Foto: KEMHAN RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Amerika Serikat (AS) menunjukkan tekad memperkuat aliansinya di Asia Tenggara atas dasar prinsip saling menghormati dengan mengadopsi ASEAN Way.

Pentagon (Departemen Pertahanan AS) mengutus langsung Wakil Menteri Perang AS untuk Urusan Kebijakan (Under Secretary of War for Policy) Elbridge Colby melakukan serangkaian agenda diplomatik di Jakarta pada 11-12 Agustus 2026.

Kedatangan Colby bagian dari lawatan resminya ke kawasan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Selain Jakarta, Colby juga berkunjung ke Filipina, Thailand dan Kamboja.

Pada kunjungan ini, Colby didampingi Assistant Secretary of War for Indo-Pacific Security Affairs John Noh.

Baca juga : Sarwendah, Terharu Disawer Netizen

Di Indonesia, Colby bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Pertemuan berlangsung dalam jamuan makan siang yang turut dihadiri jajaran kabinet Merah Putih.

Sehari sebelumnya, Colby menemui Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Selasa (11/8/2026). Kedua pihak membahas implementasi program dalam kerangka Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) TNI melalui pendidikan dan pelatihan.

Pada konferensi pers secara virtual, Kamis (13/8/2026), Colby menyampaikan harapan agar hubungan bilateral antara Washington dan Jakarta akan selalu kuat, yang berdasarkan kemitraan yang saling menghormati, saling menguntungkan, pragmatis, serta realistis.

Pihaknya akan mengembangkan banyak hal spesifik bersama dengan cara yang sangat konsisten dengan kemerdekaan dan nasionalisme Indonesia.

Baca juga : Karhutla Makin Meluas

“Semuanya dirancang untuk memungkinkan dan mendorong Indonesia melindungi kemerdekaan, wilayah dan keamanannya sendiri,” tutur Colby.

Colby juga memastikan, AS tidak akan memaksa Indonesia memilih salah satu pihak. Melainkan menyerahkan Indonesia menjaga keamanan dan kemerdekaannya secara mandiri.

“Indonesia adalah negara besar berbentuk kepulauan yang sangat luas dengan berbagai tantangan jangkauan. Kami ingin bekerja sama dengan Indonesia untuk membantu menjaga integritas teritorialnya,” ungkapnya.

Menariknya, dalam pernyataan Colby, Washington akan meninggalkan pendekatan lama pasca-Perang Dingin yang dianggap kaku. Bahkan, AS ingin melakukan pendekatan ASEAN Way.

Baca juga : Di Bawah Danantara, Laba & Performa BUMN Melonjak

Yakni pendekatan yang berdasarkan keterbukaan untuk berdialog, rasa hormat terhadap mitra, nasionalisme dan fokus pada kemakmuran ekonomi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.