Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Muhsin Syihab Beri Penghargaan Ke Dua Tokoh Di HUT Kemerdekaan
Rabu, 19 Agustus 2026 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - SUASANA khidmat terasa di halaman Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa, Kanada, Senin (17/8/2026). Lagu Indonesia Raya berkumandang dan bendera Merah Putih berkibar dalam Peringatan Proklamasi Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia (RI).
Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab bertindak sebagai inspektur upacara. Acara itu dihadiri sekitar 200 peserta. Terdiri dari keluarga besar KBRI Ottawa, serta masyarakat dan diaspora Indonesia dari Ottawa, Montreal, hingga Quebec City.
Dalam sambutannya, Dubes Muhsin menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja yang bersih dan pelayanan yang terpercaya.
Menurut dia, setiap personel KBRI Ottawa telah menandatangani pakta integritas untuk memastikan tidak adanya penyelewengan dalam menjalankan tugas kedinasan.
Baca juga : Donald Trump Konyol Dan Coreng Citra AS
“Kami memegang teguh komitmen ini melalui slogan payanan kami, yaitu ‘Mantap kerjanya, bersih pelayanannya’. Kami membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat menyampaikan masukan secara langsung demi perbaikan berkelanjutan di KBRI Ottawa,” tegasnya
Mengusung tema nasional Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, upacara berlangsung semarak, dan para tamu mengenaka batik dan wastra Nusantara.
Di akhir upacara, Dubes Muhsin menyerahkan penghargaan pada dua orang yang dinilai berkontribusi dalam diplomasi budaya dan ekonomi Indonesia di Kanada. Yakni penulis sekaligus sineas asal Quebec Ugo Monticone, serta pengusaha Indonesia dan pemilik Tribal Voices di Kingston Johannes Doy.
Dikutip dari keterangan tertulis KBRI Ottawa, Selasa (18/8/2026), Ugo Monticone dikenal melalui film dokumenter perjalanan tentang Bali yang digarap bersama Richard-Olivier Jeanson. Film tersebut diputar dalam jaringan cine-conference di Kanada dan Eropa yang telah disaksikan ratusan ribu penonton.
Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Jadi Tuan Rumah Perayaan ASEAN Day
“Saya sangat bangga kini dapat mengemban peran sebagai ‘duta’ bagi keindahan budaya Indonesia, khususnya Bali,” ujar Monticone.
Sementara, Johannes Doy selama lebih dari tiga dekade menjadi promotor perajin Nusantara melalui Tribal Voices. Dia memperkenalkan karya dan kerajinan Indonesia kepada masyarakat Kanada.
“Sejak memulai perjalanan bersama Tribal Voices pada 1992, fokus kami bukan sekadar mempromosikan produk. Melainkan memperkenalkan ke-indahan karya, ketekunan dan jiwa para perajin lokal Indonesia kepada masyarakat Kanada,” terang Doy.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Ottawa Alia Fitrati, pelepasan Pranata Informasi Diplomatik Muda Riza Noma Kusuma, pemotongan tumpeng, serta penyerahan sertifikat kepada anggota Paskibra KBRI Ottawa 2026.
Baca juga : Dubes Jess Dutton Pamit Ke Menhan Sebelum Pulang Kampung
Suasana mencair dengan sajian kuliner Nusantara berupa nasi kuning, empal daging, telur balado, tempe orek dan perkedel.
Peringatan HUT ke-81 RI di Ottawa akan berlanjut hingga 30 Agustus 2026. Dibuka dengan fun walk dan perlombaan rakyat pada 8 Agustus. Rangkaian acara akan ditutup melalui Panggung Merdeka & Bazaar di KBRI Ottawa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya