Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Muhsin Syihab Perluas Kerja Sama Tenaga Kesehatan Di New Brunswick
Sabtu, 23 Mei 2026 07:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kunjungan kerja Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab ke Fredericton, Provinsi New Brunswick, Kanada, pada 19–20 Mei 2026 membawa angin segar bagi kerja sama tenaga kesehatan Indonesia–Kanada.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Departemen Kesehatan New Brunswick yang disepakati pada pertengahan 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Dubes Muhsin bertemu dengan dua perusahaan fasilitas kesehatan terkemuka di New Brunswick. Yakni Horizon Health Network di Dr. Everett Chalmers Regional Hospital dan Shannex di Niall & Medley Hall Nursing Home.
Dubes Muhsin menegaskan pentingnya menjadikan New Brunswick sebagai tempat tinggal dan tempat kerja yang aman, serta nyaman bagi perawat Indonesia.
Baca juga : BPJPH dan FUIN China Perkuat Kerja Sama Industri Halal
“Kerja sama ini membuka peluang baru bagi tenaga profesional Indonesia dan menjadi bentuk kontribusi Indonesia mendukung sektor kesehatan di Kanada,” ujar Dubes Muhsin.
Untuk mendukung kerja sama tersebut, Dubes Muhsin juga menjajaki kolaborasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perawat Indonesia bersama University of New Brunswick (UNB).
Kesepakatan tenaga kerja kesehatan antara KP2MI dan Pemerintah New Brunswick ditargetkan memasuki tahap rekrutmen pada musim gugur 2026. Pengiriman angkatan pertama dijadwalkan pada semester pertama 2027. Selain sektor kesehatan, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menjajaki kerja sama lain.
Pada sektor energi terbarukan, pertemuan dengan NB Power dan peninjauan Centre for Nuclear Energy Research UNB, membahas pemanfaatan energi nuklir untuk mendukung kebutuhan listrik Indonesia.
Baca juga : Delegasi Provinsi Shanxi Jajaki Kerja Sama Energi Dengan Indonesia Di ICEE 2026
Meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan pembangunan fasilitas baru di New Brunswick turut mendorong kebutuhan tenaga medis terampil. Indonesia dinilai sebagai salah satu mitra potensial.
“New Brunswick membutuhkan tenaga kerja terampil sektor kesehatan. Kesempatan kerja sama ini dapat membawa perawat kompeten dari Indonesia untuk bekerja di sektor kesehatan dan pelayanan warga lanjut usia,” ujar Menteri Kesehatan New Brunswick John Dornan.
Letnan Gubernur New Brunswick Louise Imbeault menilai, kerja sama ini menjadi langkah positif memperkuat hubungan Indonesia dan Kanada.
Menteri Imigrasi New Brunswick Jean-Claude D’Amours melihat peluang kolaborasi lan¬jutan dengan Indonesia. Terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan konstruksi.
Baca juga : Indonesia-Belarus Perluas Kerja Sama Ekonomi, Teken MoU Bisnis Senilai Rp 7 T
Di sektor perdagangan, pertemuan dengan Kamar Dagang Fredericton membahas peluang investasi dan perdagangan melalui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Kanada (Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement/ICA-CEPA) yang ditandatangani pada September 2025.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya