Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Temui Premier Alberta, Dubes Muhsin Syihab Dorong Kerja Sama Energi
Jumat, 15 Mei 2026 11:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Alberta pada 11–12 Mei 2026. Kunjungan tersebut merupakan langkah konkret untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan Provinsi Alberta, Kanada, khususnya di sektor energi, ketahanan pangan, dan pendidikan tinggi.
Dalam lawatan itu, Dubes Muhsin didampingi Konsul Jenderal RI di Vancouver Nina Kurnia Widhi beserta jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Vancouver.
Berdasarkan keterangan tertulis KBRI Ottawa, Kamis (14/5/2026), terdapat tiga agenda utama yang dibawa dalam kunjungan tersebut. Yakni penguatan ketahanan energi, ketahanan pangan, dan kerja sama pendidikan tinggi.
Pada 11 Mei 2026, Dubes Muhsin menggelar serangkaian pertemuan maraton di Alberta Legislature Building bersama sejumlah pemimpin Provinsi Alberta. Pertemuan dilakukan dengan Letnan Gubernur Alberta Salma Lakhani, Premier Alberta Danielle Smith, Menteri Pendidikan Tinggi Myles McDougall, Menteri Energi dan Mineral Brian Jean, serta Ketua Parlemen Alberta Ric McIver.
Dalam kesempatan itu, Dubes Muhsin menilai momentum penguatan hubungan Indonesia–Alberta sangat tepat seiring proses ratifikasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) di Kanada yang telah memasuki tahap akhir. Menurutnya, perjanjian tersebut akan membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas antara kedua negara.
Baca juga : Tiba Di Manila, Prabowo Akan Bicara Ketahanan Energi
“Namun, manfaat ICA-CEPA hanya dapat optimal apabila seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi Alberta, berperan aktif dalam implementasinya,” ujar Muhsin.
Selain itu, Muhsin juga menegaskan posisi strategis Alberta sebagai tulang punggung ketahanan energi dan pangan Kanada. Ia turut menyoroti pentingnya penguatan hubungan antarmasyarakat Indonesia–Kanada melalui kerja sama antaruniversitas sebagai fondasi kemitraan jangka panjang.
Tak hanya itu, Muhsin juga mengundang Premier Alberta untuk melakukan kunjungan kerja ke Indonesia guna menjajaki peluang kerja sama konkret yang saling menguntungkan. Ia pun mendorong partisipasi Pemerintah Provinsi Alberta dalam Alberta-Indonesia Energy Forum yang akan digelar pada 8 Juni 2026 di Calgary.
Respons positif datang dari Premier Alberta Danielle Smith yang menyambut baik penguatan hubungan dengan Indonesia. “Indonesia merupakan negara penting dan strategis yang Provinsi Alberta ingin memiliki hubungan kerja sama lebih kuat ke depannya,” kata Danielle Smith.
Premier Alberta juga mengindikasikan ketertarikannya untuk melakukan kunjungan kerja ke Indonesia guna bertemu langsung dengan para pemangku kepentingan terkait. Dalam konteks penguatan people-to-people ties, Muhsin menekankan pentingnya pembentukan kerja sama kelembagaan antara Kementerian Pendidikan Tinggi Provinsi Alberta dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Baca juga : CIPFG Hidup Lagi, Dubes Muhsin Syihab: Perkuat Kemitraan Indonesia–Kanada
“Sebagai pemain penting di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia merupakan mitra strategis bagi Provinsi Alberta untuk membangun kerja sama. Hal itu juga sejalan dan akan memperkuat Strategi Indo-Pasifik Pemerintah Kanada,” ujarnya.
Di sektor energi, Dubes Muhsin menyoroti besarnya potensi kerja sama antara Indonesia dan Alberta. Alberta diketahui merupakan penghasil utama minyak bumi Kanada yang posisinya semakin strategis di tengah gangguan pasokan global akibat konflik di Timur Tengah.
“Provinsi Alberta siap bekerja sama dengan Indonesia dalam rangka meningkatkan ketahanan energi Indonesia, sekaligus melakukan diversifikasi mitra Provinsi Alberta,” ujar Menteri Energi dan Mineral Alberta Brian Jean.
Pemerintah Alberta juga mengundang investasi keluar (outbound investment) BUMN Indonesia di sektor kilang minyak Kanada guna menjamin suplai energi jangka panjang bagi Indonesia.
Pada 12 Mei 2026, Dubes Muhsin dan Konjen Nina melanjutkan kunjungan dengan bertemu Kamar Dagang Edmonton dan Edmonton Global. Pertemuan tersebut membuka peluang pembahasan lebih lanjut terkait kemitraan bisnis antara pelaku usaha Alberta dan Indonesia.
Baca juga : Jelang INNOPROM 2026, RI Dan Rusia Genjot Kerja Sama Industri
Rangkaian kunjungan ditutup dengan pertemuan bersama University of Alberta (UofA), salah satu universitas riset terkemuka di Kanada. Dalam kesempatan itu, Dubes Muhsin menekankan pentingnya formalisasi kerja sama tertulis antara UofA dan universitas-universitas di Indonesia sebagai landasan kerja sama yang lebih luas dan terstruktur.
Ia juga mendorong kolaborasi dalam program pendidikan teknik perminyakan mengingat UofA dikenal sebagai salah satu universitas terbaik dunia di bidang tersebut.
Selain itu, Muhsin mengusulkan penjajakan pembentukan pusat studi kawasan Asia Pasifik melalui kerja sama antara UofA dan perguruan tinggi terkemuka di Tanah Air.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya