Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins menegaskan, perdamaian dan keamanan dalam komunitas global dapat diraih dengan mengangkat isu-isu secara jujur dan terbuka, serta saling berpegang pada hukum dan standar internasional.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan keyakinan terhadap multilateralisme dan kerja sama internasional, serta langkah lebih maju menuju dunia yang lebih baik.
Baca juga : Dubes Italia Tewas Dalam Serangan Di Kongo
"Dengan hati nurani, kita tidak bisa berdiam diri. Melihat hak asasi Muslim di Xinjiang dan oposisi di Belarus dilecehkan. Juga kekerasan yang menimpa para pengunjuk rasa damai dan lawan politik di Myanmar dan Rusia. Ini adalah kesalahan moral," kata Dubes Jenkins dalam keterangan resmi Kedutaan Inggris untuk Indonesia yang diterima RM.id, Rabu (24/2).
Ia mengingatkan, dalam dunia yang saling terhubung saat ini, perilaku domestik internal berdampak pada orang dan negara di luar batas negara itu sendiri.
Baca juga : Pengamat Tata Kota: Banjir Harus Diterima Sebagai Kenormalan Baru
Segala bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang disengaja, sistematis, dan berskala besar; pembunuhan ekstra-yudisial oleh otoritas negara; penindasan terhadap hak mereka yang melakukan aksi protes secara damai - adalah tindakan yang melanggar batas.
"Dalam situasi ini, kita harus membela yang benar." tegasnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya