Dark/Light Mode

Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (12)

Turun Ke Alam Sensorial (Alam Syahadah)

Selasa, 27 Mei 2025 06:35 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Untuk mengubah logam kasar menjadi logam mulia dan mineral menjadi intan diperlukan penempaan yang luar biasa. Mereka harus dihancurkan, dipukul, dibakar, dan dibentuk sedemikian rupa, untuk mencapai nilai dan harga yang lebih tinggi. Ini pelajaran berharga kepada kita, jika kita ingin memiliki nilai lebih tinggi maka harus melalui proses penempaan diri yang sempurna. Semakin sempurna penempaan diri itu maka semakin tinggi pula nilai martabat itu.

Seperti hukum alam, orang-orang yang tidak pernah mengalami penempaan diri jangan pernah bermimpi akan memiliki nilai keutamaan hidup lebih tinggi. Kalaupun itu diperoleh, maka biasanya itu hanya sesaat dan tidak akan memuaskan banyak orang. Sama dengan emas atau berlian imitasi, hanya akan menyenangkan sesaat, lama kelamaan warna dan bentuknya akan luntur dan cahayanya juga pudar.

Baca juga : Mengenal Alam Barzakh

Dunia pendidikan perlu diarahkan bagaimana membentuk emas dan berlian murni, bukan logam kasar atau mineral standar. Menempa peserta didik menjadi orang yang bernilai tinggi diperlukan penempaan, proses yang sempurna. Tidak bisa asal-asalan jika kita menghendaki kualitas sumber daya manusia yang lebih handal. Di sinilah peran agama, menuntun kita untuk menjadi “logam mulia” dan “berlian asli”.

Alam syahadah merupakan pelajaran kearifan di dalam menjalani kehidupan. Hendaknya alam syahadah mutlak ini tidak semata-mata dijadikan obyek pembelajaran, tetapi sesekali menjadi subyek pembelajaran guna meraih kemuliaan hidup. Bagi umat beragama, tentu bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat.

Baca juga : Turun Ke Tahap Keempat (Alam Malakut)

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Selasa, 27 Mei 2025 dengan judul "Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (12) Turun Ke Alam Sensorial (Alam Syahadah)"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.