Dark/Light Mode

Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (14)

Peristiwa Tanazul dan Taraqqi

Jumat, 30 Mei 2025 06:12 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Ta'abbud merupakan ikhtiyar, tugas, dan kewajiban hamba, sedangkan isti'anah merupakan hak prerogatif Allah SWT. Semakin besar ta'abbud seseorang, maka semakin besar pula peluang hamba untuk mendapatkan isti'anah. Ta'abbud merupakan pencarian, riyadhah, mujahadah, dan sekaligus bentuk pendakian (taraqqi) seorang hamba; sedangkan Isti'anah merupakan bentuk penurunan (penghampiran) Allah SWT kepada sang hamba.

Baca juga : Titik Balik Perjalanan Spiritual Manusia

Banyak di antara kita hanya lebih mengenal dan familiar dengan isti'anah, yang bisanya secara konsisten memohon pertolongan kepada Allah SWT terhadap berbagai persoalan dan kesulitan hidup yang dialami tetapi kurang konsisten menjalankan fungsi ta'abbud. Idealnya, pola keseimbangan ta'abbud dan isti'anah diparalelkan. Satu sisi kita konsisten mengamalkan ta'abbud dan pada sisi lain Allah SWT konsisten melakukan isti'anah.

Baca juga : Turun Ke Alam Sensorial (Alam Syahadah)

Allah SWT menjamin kasih sayang-Nya kepada orang yang secara konsisten mengamalkan ta'abbud. Bahkan Allah SWT dalam hadis Qudsi mengatakan "Barang siapa mendekati Aku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sesiku, barang siapa mendekati-Ku sesiku maka Aku akan mendekatinya sedepa", demikian pula seterusnya. Dalam riwayat lain disebutkan "Barang siapa mendekati-Ku berjalan maka Aku akan mendekatinya dalam keadaan berlari". Ta'abbud-isti'anah dan taraqqi-tanazul merupakan pola relasi ideal antara hamba dengan Tuhannya.

Baca juga : Mengenal Alam Barzakh

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Jumat, 30 Mei 2025 dengan judul "Haji, Napak Tilas Drama Kosmos (14) Peristiwa Tanazul dan Taraqqi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.