Dark/Light Mode

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (10)

Peran Penting Perpustakaan

Rabu, 23 Juli 2025 06:20 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
 Gairah keilmuan orang-orang di abad pertengahan memang luar biasa. Bayangkan misalnya Ibn Hazm, yang dikenal sebagai ulama yang hebat, mampu menulis kitab 400 jilid dengan perkiraan sekitar 80.000 halaman. Nama lain ialah Ibn Hajar al-'Asqallani yang menulis Syarah Hadis Imam Bukhari yang berjilid-jilid.

Pernah ada orang yang menghitung, jika dihitung halaman buku yang pernah ditulis oleh Al-Thabari dikalikan dengan umurnya maka rata-rata sehari menulis sekitar 5 halaman.

Nama lain yang tidak asing di Indonesia ialah Imam Syafi'i, Imam Al-Gazali, dan Ibn 'Arabi, yang menulis kitab berjilid-jilid dari berbagai disiplin ilmu. Gairah ilmiah di abad pertengahan belum bisa tandingi oleh para ilmuwan pada abad sesudahnya.

Baca juga : Belajar Keterbukaan Akademik dari Ilmuwan Muslim

Sifat perpustakaan dunia Islam ketika itu antara lain:

1) Mengoleksi buku-buku dari mana pun asalnya untuk memberikan wawasan kepada ilmuwan muslim.

2) Untuk disalin atau digandakan ke daerah-daerah lain, maklum ketika itu belum ada foto copy atau mesin cetak canggih seperti sekarang. Untuk menggandakan buku atau kitab dilakukan penulisan ulang. Gedung perpustakaan dipenuhi oleh para penulis kitab.

Baca juga : Kejujuran Akademik

3) Untuk diterjemahkan, khususnya dari bahasa-bahasa asing bagi dunia Arab, seperti bahasa Yunani, China, dan India.

4) Sebagai pusat penelitian, yaitu para ilmuwan mengkaji buku-buku itu untuk dikembangkan lebih lanjut. Perpustakaan pada masa itu tidak pernah sepi, karena empat kegiatan tersebut. ***

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Rabu, 23 Juli 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (10) Peran Penting Perpustakaan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.