Dark/Light Mode
Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (11)
Pengalaman Dari Irano-Semit dan Afro-Erasia
Tausiah Politik
Sebelumnya
Akar historis tradisi budaya dan peradaban Irano-Semit di Timur dan Afro-Erasia di Barat diakomodasi di dalam kepemimpinan Nabi. Pengiriman misi dagang, misi ilmu pengetahuan, misi politik, dan misi agama ke berbagai negara dilakukan untuk memperkaya sumber daya manusia yang andal dan kompetitif.
Sahabat-sahabat dekatnya di Madinah, belakangan menjadi gubernur atau kepala pemerintahan di daerah yang baru diambil alih. Misalnya, Muawiyah diangkat menjadi Gubernur di Syiria, termasuk wilayahnya adalah Yordania. Amru bin Ash diangkat menjadi Gubernur Mesir. Musa Al-Asy’ari diangkat menjadi Gubernur Kufah. Mu’adz bin Jabal diangkat menjadi Gubernur Yaman. Abu Hurairah diangkat menjadi Gubernur Bahrain.
Baca juga : Peran Penting Perpustakaan
Akulturasi dan enkulturasi budaya dan peradaban Irano-Semit dan Afro-Erasia menjadi salah satu faktor kekuatan budaya dan peradaban Islam. Namun, Islam tidak semata-mata meng-copy-paste peradaban tersebut melainkan Islam tetap menampilkan orisinalitasnya yang bercorak kosmologi teomorfis. Orisinalitas peradaban Islam, sebagaimana yang akan dipaparkan dalam artikel-artikel mendatang, jelas sangat berbeda dengan produk-produk sebelumnya. Apalagi produk-produk sains dan teknologi yang dirintis para ilmuan Islam jelas-jelas merupakan karya gemilang dan genuine Islam.
Disebut peradaban Islam karena unsur kosmologi Islam menjadi ruh di dalam setiap budaya dan peradaban Islam. Dalam artikel terdahulu dijelaskan bahwa corak budaya dan peradaban Islam ialah Iqra’ bi ismi Rabbik, yang menggabungkan antara unsur rasio dan rasa (reason and intellect).
Baca juga : Belajar Keterbukaan Akademik dari Ilmuwan Muslim
Budaya dan peradaban Islam tidak semata-mata mengedepankan aspek manusia dan kemanusiaan semata (anthropocentric) tetapi tak terpisahkan dengan Sang Maha Pencipta (teomorfis). Inilah nilai distingtif kebudayaan dan peradaban Islam. Allahu a’lam.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Senin, 4 Agustus 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (11) Pengalaman Dari Irano-Semit dan Afro-Erasia"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.