Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan
Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Mobil listrik dari China membanjiri pasar mobil negara kita. "Mocin" makin banyak penggemarnya, selain karena teknologi listrik dan fitur menarik, maka juga karena kemudahannya. Di Jakarta misalnya, mobil listrik dengan plat bergaris biru bebas melaju hari apa saja di jalan dengan jalur ganjil genap.
Nah, dalam perjalanan dari Wulingyuan ke Peng Shui, saya mampir di rest area, dan di kanan saya adalah mobil listrik dan di kiri saya mobil biasa. Rupanya, pewarnaan plat nomornya berbeda. Di China, plat mobil listrik adalah putih hijau seperti yang di kanan saya, dan mobil biasa plat nomornya biru saja.

Baca juga : Polri Kirim Obat Dan Tim Kesehatan Untuk Korban Banjir Sumatera
Mungkin China memilih warna hijau karena menghubungkannya dengan "green energy". Kemudahannya, untuk mendapatkan plat putih hijau atau mobil listrik, maka warga China dapat langsung membeli dan memakainya, sementara untuk mobil biasa dengan plat biru maka ada prosedur panjang sebelum bisa menggunakannya, bahkan kadang harus diundi pula.
Sepanjang tahun 2025 di China diperkirakan ada 34 juta mobil terjual, 16 juta di antaranya adalah "new energy vehicle (NEV)" yang terdiri dari BEV (Battery Electric) dan PHEV (Plug-in Hybrid).
Baca juga : Pemprov DKI Pastikan Perbaikan Tanggul Pantai Mutiara Bukan Abal-abal
Data di Juni 2025, ada 36,9 juta NEV (BEV & PHEV) di jalan raya China, 10,3 persen dari seluruh mobil yang ada di negara itu. Data lain menunjukkan bahwa sepanjang 2025, China diproyeksikan mengekspor 6,8 juta mobil ke berbagai negara, tentu termasuk ke negara kita.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya