Dark/Light Mode
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Tausiah Politik
Sebelumnya
Sebaliknya juga bisa terjadi sebuah fenomena yang sesungguhnya sangat buruk tetapi diadakan survey bohongan untuk mengelabui publik bahwa persoalan itu masih dalam batas yang wajar dan terkendali, meskipun sesungguhnya sudah sangat serius. Hal ini juga melanggar kode etik survey dan berpotensi meinmbulkan masalah lain.
Baca juga : Tendensius Mengungkap Data Dan Fakta (3)
Siapapun yang melakukan survey atau penelitian tentang fenomena keagamaan harus hati-hati, karena dampak dari sebuah kesimpulan yang keliru bisa menimbulkan sesuatu yang di luar perhitungan banyak orang. Salahsatu contoh survey di tahun 1980-an mengungkapkan angka buta hurus Al-Qur’an di Indonesia mencapai 80 persen.(*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.