Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Keistimewaan Jalan Kaki Pulang Pergi Salat Id Yang Sering Terlupakan
Minggu, 30 Maret 2025 11:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Idul Fitri tidak hanya dirayakan dengan gembira, tetapi juga dengan adab-adab mulia yang diajarkan Rasulullah SAW. Salah satu sunnah yang sering terlupakan adalah kebiasaan berangkat ke tempat salat Id dengan berjalan kaki dan pulang melalui jalan yang berbeda.
Dalam kesederhanaan langkah ini, tersimpan hikmah mendalam. Rasulullah SAW memberikan teladan nyata tentang adab ini, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis:
عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْتِي الْعِيدَ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ فِي غَيْرِ الطَّرِيقِ الَّذِي ابْتَدَأَ فِيهِ
“Diriwayatkan dari Muhammad bin Ubaidillah bin Abi Rafi’ dari ayahnya dari kakeknya, bahwa Nabi SAW mendatangi salat Id dengan berjalan kaki dan beliau pulang melalui jalan lain dari yang dilaluinya ketika pergi.” (HR. Ibnu Majah).
Baca juga : Besok Lebaran, Begini Awal Mula Salat Id Di Lapangan Terbuka
Dikutip dari laman Muhammadiyah, dari riwayat ini, kita belajar bahwa Rasulullah tidak hanya memilih berjalan kaki sebagai bentuk kesederhanaan, tetapi juga sengaja mengambil rute berbeda saat pulang, meninggalkan jejak kebijaksanaan untuk umatnya.
Langkah demi langkah menjadi kesempatan untuk merenung, bertakbir, dan mensyukuri nikmat Allah. Ini juga memungkinkan kita berinteraksi dengan sesama, menyapa saudara seiman, dan menyebarkan salam damai di sepanjang jalan.
Sementara itu, pulang melalui jalan lain memiliki hikmah tersendiri. Para ulama menafsirkan bahwa kebiasaan ini bertujuan agar lebih banyak orang dapat menyaksikan syiar Islam, memperluas keberkahan, dan mempererat silaturahmi dengan melewati lingkungan yang berbeda.
Baca juga : Tantangan Pelatih Persija Melatih Pemain Yang Puasa Ramadan
Di tengah kemudahan transportasi modern, sunnah ini mungkin terasa asing bagi sebagian orang. Namun, justru di sinilah letak keindahannya: kembali pada kesederhanaan yang diajarkan Rasulullah.
Berjalan kaki bukan hanya membuat sehat, tetapi juga simbol kerendahan hati dan kesiapan menyambut kemenangan dengan penuh kesadaran.
Mengambil jalan pulang yang berbeda mengajarkan kita untuk melihat kehidupan dari sudut pandang baru, memperluas wawasan, dan menghargai keberagaman ciptaan Allah yang kita temui di setiap rute.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya