Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pemprov Jabar-Guangxi Perkuat Kerja Sama Pengembangan Sumber Daya Manusia
Senin, 24 Maret 2025 19:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memperkuat kerja sama dengan Guangxi Transport Vocational and Technical College (GTVTC) dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang vokasi, sistem transportasi perkotaan dan pedesaan, serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Implementing Arrangement antara Dinas Pendidikan Jawa Barat dan GTVTC.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Dean of Road and Bridge Engineering School GTVTC dan disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (24/3/2025).
Erwan menyambut baik kemitraan dengan salah satu institusi pendidikan terbaik di Kota Nanning, China.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan mengirimkan tenaga pendidik untuk mengikuti pelatihan New Energy Car Technology (teknologi kendaraan energi baru) di GTVTC.
Baca juga : Pemprov Jabar Apresiasi Umat Hindu Gelar Melasti Di Laut Segarajaya Bekasi
"Hari ini telah dilakukan penandatanganan kerja sama di bidang pendidikan. Semoga ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Jawa Barat dan Indonesia secara umum," ujar Erwan.
Tenaga pendidik yang akan dikirim mengikuti pelatihan di GTVTC antara lain: Nurholis Kamaludin (SMKN 7 Garut), Adi Gunawan (SMKN 6 Bandung), Erga Dian Permana (SMKN 1 Pusakanagara), Dani Budiman (SMKN 1 Rancaekek), Cecep Dalda Astamalya (SMKN 7 Baleendah).
Erwan menekankan pentingnya kerja sama ini dalam mendukung pengembangan teknologi di Jawa Barat.
Menurutnya, penguasaan teknologi baru sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Ini juga bagian dari upaya kami dalam mewujudkan visi Jawa Barat yang lebih maju dan berdaya saing," ucapnya.
Baca juga : Adecco Dorong Tenaga Kerja Terampil Dan Berdaya Saing
Kerja sama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Guangxi Zhuang Autonomous Region bukanlah yang pertama.
Sebelumnya, pada 5 Mei 2017, kedua pihak menjalin kerja sama Sister Province yang berlaku hingga 2022.
Kemitraan tersebut kemudian diperpanjang pada 26 Juli 2023 dan terus berlanjut hingga kini.
Beberapa bentuk kerja sama konkret yang telah terealisasi antara lain: Pengiriman donasi dan alat kesehatan untuk penanggulangan Covid-19.
Kolaborasi ilmiah antara Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran (FPIK Unpad) dengan Guangxi University for Nationalities.
Baca juga : Serahkan Penghargaan Kepada Goenawan Mohamad
Partisipasi Jawa Barat dalam China-ASEAN Expo 2024.
Pelatihan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Liuzhou City Vocational School.
Hibah kendaraan listrik untuk mendukung transportasi ramah lingkungan.
"Kami telah menjalin hubungan Sister Province sejak 2017 dan memperbaruinya pada 2023. Kerja sama ini bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat," pungkas Erwan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya