Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cegah Stunting, Nestlé Indonesia Gelar Program Pendampingan Gizi Di Batang
Rabu, 15 Oktober 2025 17:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat, Nestlé Indonesia menggelar kegiatan Volunteering sebagai bagian dari Program Pendampingan Gizi di Aula Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Program Pendampingan Gizi ini merupakan bagian dari inisiatif global Nestlé Dukung Anak Lebih Sehat (Nestlé for Healthier Kids) yang mendukung agenda Pemerintah dalam percepatan penurunan dan pencegahan stunting.
"Nestlé Indonesia berkomitmen memanfaatkan potensi makanan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap individu, baik saat ini maupun untuk generasi mendatang. Kami percaya gizi yang baik sejak usia dini merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak dan masa depan bangsa," jelas Direktur Corporate Affairs & Sustainability PT Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).
Kegiatan Volunteering Program Pendampingan Gizi sendiri melibatkan karyawan Nestlé Indonesia dari Pabrik Bandaraya bersama kader serta tenaga kesehatan setempat yang secara langsung mendampingi 52 anak penerima manfaat dari 12 desa di Kabupaten Batang.
Baca juga : BPW Indonesia Cs Dorong Penguatan HAM Bagi Pelajar Di Tangsel
“Kolaborasi antara Nestlé Indonesia, BKKBN, dan TP PKK yang telah terjalin melalui kesepakatan bersama sejak tahun 2022 merupakan contoh nyata dari pentingnya sinergi pentahelix dalam menangani masalah yang bersifat multidimensi ini. Di Kabupaten Batang sendiri, program Nestlé Dukung Anak Lebih Sehat telah memberikan dampak yang signifikan," ujar Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
Tahun ini, Program Pendampingan Gizi difokuskan pada intervensi dan edukasi gizi anak usia dini di tiga kabupaten: Pasuruan (Jawa Timur), Batang (Jawa Tengah), dan Karawang (Jawa Barat). Inisiatif ini dijalankan melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, kader, dan komunitas lokal untuk memastikan intervensi gizi yang komprehensif sekaligus berkelanjutan.
Pendekatan ini diharapkan mendorong perubahan perilaku hidup sehat jangka panjang di tingkat rumah tangga.
Secara keseluruhan, program ini ditargetkan untuk menjangkau lebih dari 630 anak berisiko stunting serta melibatkan sekitar 1.350 orang tua, kader posyandu, dan ibu hamil-menyusui di lebih dari 95 desa di ketiga wilayah tersebut.
Baca juga : Barantin Dorong Indonesia Jadi Trademark Sarang Burung Walet Di Pasar Global
Program Pendampingan Gizi di Kabupaten Batang secara total akan menjangkau 259 balita di 50 desa dan 4 kecamatan, dengan dukungan 66 kader dari 119 posyandu, melalui kolaborasi bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dan Pemerintah Kabupaten Batang.
Intervensi dilakukan melalui distribusi tambahan gizi berupa satu butir telur dan satu gelas susu tinggi kalori DANCOW GroPlus setiap hari selama enam bulan untuk anak usia 1–4 tahun berisiko stunting.
Selain itu, program juga mencakup edukasi mengenai gizi anak, pola asuh makan, jajanan sehat dan keamanan pangan, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengukuran antropometri rutin, serta pemantauan bulanan bersama tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
“Selama 180 hari ke depan, kami akan melakukan pemberian tambahan makanan, pemantauan peningkatan status gizi secara berkala, serta peningkatan kapasitas kader dan pengetahuan keluarga terkait praktik gizi seimbang," ujar Factory Manager Pabrik Nestlé Bandaraya Norman Tri Handono.
Baca juga : Menteri LH Dorong Transformasi Nasional: Sampah Jadi Energi Bersih
Norman menambahkan, Nestle berharap inisiatif ini dapat memperkuat peran keluarga, komunitas, dan pemangku kepentingan daerah dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berdaya, serta mendukung pertumbuhan optimal anak.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya