Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kolaborasi Uniqlo Dan Cecilie Bahnsen Hadirkan Desain Romantis dan Elegan
Sabtu, 9 Mei 2026 21:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kolaborasi fashion kelas dunia kembali meramaikan pasar Indonesia. Kali ini, Uniqlo menggandeng desainer asal Denmark, Cecilie Bahnsen, menghadirkan koleksi Spring/Summer 2026 bertajuk Shapes of Poetry.
Cecilie Bahnsen mengaku antusias dengan proyek ini. Ia menyebut kolaborasi tersebut sebagai kesempatan untuk menghadirkan desainnya kepada lebih banyak perempuan di seluruh dunia.
"Saya selalu merancang pakaian untuk dinikmati dan menjadi bagian dari keseharian. Ini sejalan dengan filosofi LifeWear,” ujar Cecilie dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).
Sementara itu, Yukihiro Katsuta dari Fast Retailing mengungkapkan bahwa kolaborasi ini berawal dari pertemuan tak terduga di Copenhagen pada 2019.
“Saya langsung tertarik dengan pendekatan craftsmanship Cecilie. Tujuh tahun kemudian, mimpi itu akhirnya terwujud,” katanya.
Mengusung nuansa romantis dan modern, koleksi ini menjadi perpaduan unik antara gaya feminin khas Eropa dengan kenyamanan khas Jepang yang selama ini identik dengan konsep LifeWear milik Uniqlo.
Baca juga : Penyidik Diminta Hadirkan Rasa Aman Dan Keadilan
Tak sekadar kolaborasi biasa, rilisan ini terasa spesial karena menghadirkan sentuhan “puisi dalam bentuk pakaian”.
Siluet lembut, detail artistik, hingga permainan volume pada lengan menjadi identitas utama koleksi yang langsung mencuri perhatian pecinta fashion.
Cecilie Bahnsen dikenal lewat desain-desainnya yang dreamy dan artistik. Dalam kolaborasi ini, karakter tersebut tetap terasa kuat lewat detail floral, frill, shirring, serta potongan longgar yang anggun.
Menariknya, semua elemen tersebut diterjemahkan dalam gaya yang tetap nyaman dipakai sehari-hari.
Dress berpotongan flowy, rok feminin, hingga atasan minimalis tampil dengan nuansa lembut yang mudah dipadukan untuk berbagai suasana—mulai dari hangout santai hingga acara semi formal.
Di balik tampilannya yang manis, koleksi ini tetap mengedepankan fungsi. Penggunaan katun premium dan material elastis membuat busana terasa ringan serta nyaman digunakan dalam aktivitas harian.
Baca juga : Buka Rakernis Reskrim, Kapolri Minta Penyidik Hadirkan Rasa Aman Dan Keadilan
Kolaborasi ini ternyata berawal dari pertemuan tak terduga di Copenhagen pada 2019. Perwakilan Fast Retailing, Yukihiro Katsuta, mengaku langsung tertarik dengan craftsmanship khas Cecilie Bahnsen sejak pertama melihat karyanya.
Kini, setelah penantian panjang, mimpi tersebut akhirnya hadir dalam bentuk koleksi global yang bisa dinikmati lebih banyak perempuan, termasuk di Indonesia.
Bagi Cecilie sendiri, proyek ini menjadi kesempatan untuk membawa desain khasnya ke pasar yang lebih luas.
Ia menyebut filosofi desainnya memiliki kesamaan dengan konsep LifeWear, yakni menghadirkan pakaian yang benar-benar hidup bersama pemakainya.
Salah satu kejutan terbesar dari kolaborasi ini adalah hadirnya lini anak perempuan—yang menjadi debut pertama Cecilie Bahnsen untuk kategori tersebut.
Terinspirasi dari pengalamannya sebagai ibu, koleksi anak hadir dengan desain senada versi dewasa konsep matching outfit ibu dan anak pun menjadi salah satu daya tarik utama.
Baca juga : UMKM Dan Ekraf Sinergi Entaskan Kemiskinan
Dress mini, T-shirt, hingga skort tampil dengan detail praktis seperti pinggang adjustable dan kantong di kedua sisi. Meski dibuat lebih fungsional untuk anak-anak, sentuhan manis khas Cecilie tetap terasa kuat.
Meski membawa nama besar desainer internasional, koleksi ini masih berada di rentang harga yang cukup terjangkau untuk pasar fashion premium kolaboratif.
Strategi ini membuat koleksi terasa lebih inklusif dan bisa dijangkau lebih banyak pecinta fashion.
Kolaborasi antara Uniqlo Indonesia dan Cecilie Bahnsen menjadi bukti bahwa busana feminin tak harus ribet atau sulit dipakai sehari-hari.
Lewat Shapes of Poetry, nuansa romantis khas runway berhasil diterjemahkan menjadi pakaian yang wearable, ringan, dan relevan dengan gaya hidup modern.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya