Dark/Light Mode

Marah, Kapolda Metro Jaya Minta Polisi Yang Tolak Laporan Warga Dimutasi

Rabu, 15 Desember 2021 15:54 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. (Foto: Instagram)
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Korban bercerita mengambil uang dari ATM sekitar pukul 18.45 WIB dengan mengendarai mobil. Namun di tengah jalan di kawasan Rawamangun, korban tiba-tiba dicegat dua sepeda motor. Para pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang memancing korban untuk keluar kendaraan. 

Saat perhatian korban teralihkan, satu pelaku lainnya merampas tas berisi uang di kursi penumpang. Tindak kejahatan ini terekam kamera CCTV.

Baca juga : Gubernur Anies Minta Orang Tua Ajak Anaknya Divaksin

Korban kemudian melapor ke pos polisi di sekitar Rawamangun hingga akhirnya diarahkan ke Polsek Pulogadung. Namun rencana korban membuat laporan polisi justru ditolak.

"Saat saya ditanya-tanya oleh polisi, dia justru menyarankan saya pulang untuk menenangkan diri, dan percuma kalau mau dicari juga," tulis korban dalam unggahan yang viral tersebut.

Baca juga : Polda Metro Gelar SIM Keliling, Cek Lokasinya Di Sini

Selain itu, si polisi, Rudi Panjaitan, justru memarahi korban perampokan karena mengambil uang tunai dalam jumlah banyak di ATM. Korban menyebut si polisi bicara dengan nada tinggi.

"Setelah itu, polisi tersebut justru ngomelin saya lagian Ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak, kalau begini jadi repot. Apalagi banyak potongan biaya admin juga, dengan nada bicara tinggi," tulis korban meniru omongan Rudi Panjaitan. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.