Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Kepolisian terus bergerak cepat menangani kasus kerusuhan di Buton, Sulawesi Tenggara (Sultar), yang menewaskan 3 orang. Sebanyak, 81 orang terduga pelaku kerusuhan di Buton, ditangkap tanpa perlawanan.
"Penangkapan dimulai sejak pukul 06.00 - 09.00 WITA. Saat ini 81 orang yang diamankan dalam proses pergeseran dari Buton menuju Polda Sultra menggunakan jalur laut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Sabtu (8/6).
Baca juga : Forum Cikatomas Minta Pelaku Kerusuhan Diseret Ke Pengadilan
Jenderal bintang satu ini menyebut 290 personel Polda Sultar terjunkan dalam proses penangkapan terhadap 81 terduga pelaku.
"Sekitar pukul 09.26 WITA proses penangkapan telah selesai dilaksanakan. Di mana seluruh masyarakat yang diamankan tidak melakukan perlawanan sehingga memudahkan proses penangkapan," kata Dedi.
Baca juga : Kebutuhan Energi Lebaran Dijamin
Dedi mengatakan, para pelaku masih berstatus terperiksa. Nantinya, polisi akan mendalami keterangan dari seluruh pelaku guna mengetahui peran masing-masing dalam pembakaran rumah dan kerusuhan di Buton beberapa hari lalu.
"Mereka statusnya masih terperiksa. Apabila sudah diperiksa baru nanti ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan perbuatan melawan hukum yang dilakukan masing-masing," ujar Dedi.
Baca juga : Mari Rekatkan Kembali Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Seperti diketahui, kasus bentrokan antar pemuda Desa Gunung Jaya dan Desa Sampoabalo itu terjadi pada Senin (3/6) malam di Buton, Sultar. Sebanyak 3 orang tewas dalam bentrokan ini, sementara 8 lainnya luka-luka. Akibat bentrokan ini, 87 rumah dibakar massa. (FIK)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya