Dark/Light Mode

Heru Tegaskan Komit Dukung Sektor Pendidikan

Guru Miliki Peran Penting Wujudkan Generasi Emas

Minggu, 21 Mei 2023 07:30 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (Foto: Khairizal Anwar/RM).
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (Foto: Khairizal Anwar/RM).

 Sebelumnya 
Jalur PPDB Khusus

Agar akses pendidikan berkualitas dapat dinikmati oleh anak dari warga kurang, Anggota Komisi E Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Ima Mahdiah mendorong Pemprov DKI untuk membuka jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khusus untuk anak para petugas Penanganan Prasa­rana dan Sarana Umum (PPSU), pengemudi JakLingko, pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Ru­kun Warga (RW), kader Juman­tik hingga kader dasawisma.

Usulan ini, menurut Ima, ma­sukan dari mereka yang didapatkannya saat menggelar reses.

Baca juga : Bamsoet Dukung Pernyataan Mega Agar RI Miliki Sistem Ketatanegaraan Yang Benar

“Mereka meminta anaknya diberikan kemudahan masuk ke sekolah negeri. Tujuannya agar mereka fokus dengan pekerjaan yang notabene membantu Pem­prov DKI Jakarta,” ungkapnya.

Terutama untuk pengurus RT dan RW, lanjut Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta ini, mereka bekerja membantu masyarakat 24 jam. Mereka layak mendapatkan kemudahan karena pengurus RT dan RW ujung tombak pendistri­busian bantuan sosial, pendataan dan pelayanan warga. Dan, tidak semua pengurus RT dan RW di Jakarta dalam kondisi hidup berkecukupan.

Sementara, Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta DKI Jakarta Imam Parikesit meminta, Pemerintah menaruh perhatian terhadap kemajuan sekolah swasta demi untuk pemerataan kualitas pendidikan.

Baca juga : Kapolri: Jaga Nilai Persatuan Kesatuan Untuk Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Data Pokok Pendidikan Direk­torat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Ke­mendikbud mencatat terdapat 8.938 sekolah di Jakarta. Rinciannya, sebanyak 2.008 sekolah negeri dan 6.930 sekolah swasta.

“Dari 6 ribu sekolah swasta itu, hanya 10 persen yang berada di papan atas atau tergolong bagus,” kata Imam.

Imam menilai, selama mutu sekolah swasta masih tertinggal, pemerataan pendidikan akan tetap rendah.

Baca juga : Komunitas Nelayan Pendukung Ganjar Lakukan Penyuluhan Pelestarian Air Di Takalar

“Memajukan pendidikan me­mang tidak gampang. Kita ber­harap banyak yang hadir di seko­lah swasta,” pungkasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.