Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diguyur Hujan Deras Dan Angin Kencang
Waspada, Longsor Dan Banjir Ancam Jakarta...
Kamis, 11 Juli 2024 06:50 WIB

RM.id Rakyat Merdeka - Wilayah Jakarta dan sekitarnya dilanda cuaca ekstrem, hujan deras dan angin kencang belakangan ini. Karena itu, warga diimbau waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor.
Kepala Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di Ibu Kota dapat menimbulkan beberapa bencana. Di antaranya pohon tumbang, tanah longsor, bangunan roboh dan banjir.
“Kami mengimbau warga Jakarta menghindari aktivitas di pinggiran sungai, waduk dan danau saat hujan lebat turun,” ujar Isnawa, Senin (8/7/2024).
Baca juga : Tim Matador Ukir Sejarah Ciamik
Dia mengungkapkan, BPBD DKI mencatat banyak terjadi bencana selama dua tahun terakhir saat terjadi cuaca ekstrem. Selama tahun 2022 telah terjadi 378 pohon tumbang, tanah longsor di 14 titik, 56 bangunan roboh dan 20 korban tenggelam akibat banjir. Kemudian pada 2023 terjadi 234 pohon tumbang, tanah longsor di 22 titik, 31 bangunan roboh dan 33 korban tenggelam.
Isnawa menambahkan, masyarakat dapat memantau informasi terkini seputar cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) atau situs www.bpbddki.go.id untuk mendapatkan informasi terkait cuaca ekstrem.
“Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi call center Jakarta Siaga 112,” jelasnya.
Baca juga : Jannik Sinner Menderita
Pekan lalu, akibat hujan deras disertai angin kencang, puluhan pohon di Jakarta tumbang dan sejumlah titik terendam banjir. Selain itu, longsor di Jalan Janur Raya Rukun Tetangga (RT) 03/07 Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim). Akibat bencana yang terjadi pada Sabtu (6/7/2024) ini tiga rumah warga rusak. Untuk menangani longsor, pada Senin (8/7/2024), 30 petugas gabungan dan satu unit alat berat backhoe terjun membantu korban.
Backhoe milik Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur ini dikerahkan untuk mengeruk puing sisa longsoran. Puing dan tanah sisa longsoran dimasukkan ke dalam karung dan dijadikan penahan tebing sementara agar tidak terjadi longsor susulan.
Isnama mengungkapkan, ada 21 lokasi rawan longsor di Jakarta. Menurutnya, potensi tanah longsor itu didapatkan berdasarkan hasil tumpang susun antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan dari BMKG.
Baca juga : Cak Imin Vs Yaqut Tarung Di Senayan
“Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), potensi tanah longsor di 21 lokasi di Jakarta itu berada di zona menengah hingga tinggi,” katanya.
Isnawa menjelaskan, potensi tanah longsor di 21 lokasi itu tersebar di Jaktim, Jakarta Pusat (Jakpus), Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya