Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Laut Sudah Tercemar, Nelayan Jakarta Utara Sulit Sejahtera
Senin, 30 September 2024 21:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kondisi perairan di Teluk Jakarta yang sudah tercemar membuat para nelayan harus kehilangan penghasilannya. Lantaran hasil tangkapan terus berkurang, banyak nelayan yang hidup dalam kemiskinan dan terpaksa berganti profesi.
Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Jakarta Utara, Jeni Alpiani menyebutkan, ada sejumlah permasalahan yang tengah dihadapi oleh nelayan di utara Jakarta. Dari persoalan tata ruang, pencemaran laut, dan kemiskinan.
"Nelayan Jakarta Utara memiliki permasalahan yang sama, laut kita tercemar sehingga menjadikan tangkapan nelayan berkurang, dan menjadikan pendapatan nelayan menurun," katanya di Cilincing, Jakarta Utara, Senin (30/9/2024).
Baca juga : Pramono & RK Saling Serang, Pilgub Jakarta Mulai Panas
Bahkan mereka terpaksa melaut di sekitar kawasan industri yang masih menjadikan laut sebagai tempat pembuangan limbah.
"Hal ini perlu segera direspon oleh Pemerintah, jangan sampai dibiarkan. Kalau nelayan terus menerus tidak sejahtera, maka profesi nelayan akan musnah. Lantas siapa yang akan penuhi kebutuhan gizi bangsa, kalau bukan nelayan?" ujar Jeni.
KNTI Jakarta Utara, lanjutnya, mengajak para nelayan yang ada di Cilincing, Muara Baru, Kamal dan sekitarnya, untuk bersama-sama berjuang menghadirkan perubahan.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Jakarta Ajak Masyarakat Peduli Sampah
"Semoga ke depan, bersama KNTI Jakarta Utara, ada perubahan bagi nelayannya terutama tingkat kesejahteraanya," imbuh Jeni.
Ketua Umum KNTI, Dani Setiawan menuturkan, sudah saatnya nelayan aktif untuk berorganisasi guna memperjuangkan hak-haknya.
Dia menekankan, seharusnya negara memberikan perlindungan kepada nelayan yang telah berpuluh-puluh tahun berperan penting dalam pemenuhan gizi bangsa Indonesia.
Baca juga : Tambang Migas Sukses Bikin Rakyat Sejahtera
"Negara sudah seharusnya melindungi nelayan. Maka ke depan, KNTI Jakarta Utara harus segera mendata nelayan anggota KNTI dan kemudian mendorong Pemerintah untuk memberikan perlindungan, misalnya berupa BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Dani juga mendorong agar Pemerintah pusat maupun daerah mengalokasikan anggaran lebih besar untuk memberikan pelindungan bagi nelayan.
Sebagaimana mandat dari Undang-undang tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya