Dark/Light Mode

Jumlah Pelajar Drop Out Tinggi

Semua Sekolah Di DKI Gratis, Yuk Belajar Lagi

Kamis, 10 Oktober 2024 06:50 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengajak warga Ibu Kota yang putus sekolah memanfaatkan akses pendidikan gratis tahun depan. Anggarannya sudah dialokasikan untuk tahun 2025.

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengatakan, Ang­garan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 DKI Jakarta sebesar Rp 81,71 triliun merupakan anggaran terbesar secara nasional. Namun, Data Kementerian Pendidikan, Ke­budayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 2022 mencatat sebanyak 75.303 anak di Jakarta putus sekolah.

Data ini sempat disinggung Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung saat debat perdana Cagub Ja­karta untuk Pilkada 2024.

Baca juga : Bahrain Vs Indonesia, Tim Garuda Tak Gentar

Khoirudin mengatakan, sesuai amanat Undang Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 31 ayat (4) dan UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 49 ayat (1), 20 persen dari APBD harus diang­garkan untuk pendidikan.

Khoirudin memastikan APBD Tahun 2025 akan mempriori­taskan untuk Program Sekolah Swasta Gratis. Program ini un­tuk menjawab banyaknya warga mengeluh kesulitan mendapat sekolah negeri yang bebas biaya alias gratis. Pemerataan pendi­dikan melalui Program Sekolah Swasta Gratis diharapkan bisa dirasakan warga Jakarta.

“Kami sudah lakukan kajian dan presentasi ke Dinas Pen­didikan agar menerima semua siswa Jakarta untuk berseko­lah di sekolah negeri maupun swasta,” kata Khoirudin di Ge­dung DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/10/2024).

Baca juga : Jorji Mulus, Ginting Rontok

Khoirudin berharap, program yang akan direalisasikan tahun depan itu mampu menuntaskan permasalahan maraknya anak kesulitan dapat sekolah karena sistem zonasi.

“Terutama wilayah yang tidak ada sekolah negeri. Dengan zonasi yang ada, banyak warga yang tidak ter-cover zonasi kare­na tidak ada sekolah,” ujarnya.

Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta ini mengimbau ke­pada seluruh anak Jakarta yang drop out atau putus pendidikan kembali ke sekolah dengan me­manfaatkan program itu.

Baca juga : KPK Bawa Alat Deteksi Sinyal Telepon Seluler

“Saya berharap semuanya bisa menggunakan peluang itu sebaik mungkin,” ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.