Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Demi Keadilan Dan Kualitas Pendidikan
Madrasah Swasta DKI Digratiskan Juga Dong
Sabtu, 2 November 2024 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendorong madrasah swasta di Jakarta juga digratiskan sama seperti sekolah swasta. Sehingga, semua sekolah diperlakukan sama dan adil.
Sekolah negeri dan swasta di Jakarta akan digratiskan mulai tahun depan. Hal itu tertuang dalam kesepakatan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) program Sekolah Swasta Gratis yang sudah diteken Dinas Pendidikan dan Komisi E DPRD DKI Jakarta pada 23 Agustus 2024.
Tidak hanya sekolah umum, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menginginkan madrasah juga digratiskan. DPRD DKI menggandeng Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) untuk membahas rencana tersebut.
Khoirudin bilang, kebijakan pendidikan gratis seharusnya bukan hanya untuk sekolah umum. Namun juga berlaku untuk sekolah Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah.
“Yang sekolah di madrasah juga warga Jakarta, dan mereka bayar pajak. Seharusnya mendapatkan perlakuan yang sama, harus adil,” tegas Khoirudin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (29/10/2024).
Baca juga : Bournemouth Vs Manchester City, Ketajaman Haaland Diuji
Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menerangkan, madrasah belum dimasukkan dalam Program Sekolah Swasta Gratis karena terkendala regulasi. Sebab saat ini, madrasah masih dibiayai oleh Kemenag. Sedangkan sekolah umum negeri anggarannya langsung dari Dinas Pendidikan.
“Itu hanya kendala administratif. Pendanaan kan mestinya tidak terkendala. Bisa melalui jalur hibah,” jelas Khoirudin.
Dia berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap memperjuangkan Program Pendidikan Gratis untuk madrasah melalui anggaran hibah.
“Saya sudah datang menghadap Sekda agar madrasah diperlakukan sama. Mudah-mudahan tahun depan dari Pak Gubernur atau Pak Sekda bisa memberikan alokasi anggaran, sehingga madrasah dapat gratis,” harapnya.
Khoirudin mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan agar pihak eksekutif mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan madrasah gratis saat pembahasan lebih detail mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2025.
Baca juga : Humbert Pulangkan Alcaraz
“Sekarang masih bahas anggaran. Selama belum menjadi APBD penetapan, masih dimungkinkan adanya alokasi hibah untuk madrasah,” terangnya.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DKI Jakarta Nur Pawaidudin berharap, usulan program pendidikan madrasah gratis terealisasi. Sehingga kualitas pendidikan di madrasah meningkat.
“Mungkin dengan skema hibah, sekolah madrasah gratis,” tukas Khoirudin.
Diungkap Pawaiddudin, selama ini telah mendapatkan dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp 350 miliar lebih untuk operasional penyelenggaraan madrasah, termasuk pembayaran guru honorer di madrasah swasta dan guru tambahan.
“Hibah ini masih dimungkinkan adanya penebalan. Artinya sudah ada rumahnya tinggal diambahkan,” ujarnya.
Baca juga : Tersangka Diduga Lakukan Monopoli Dan Pengaturan Harga
Pawaiddudin juga mengusulkan agar pihaknya dilibatkan dalam pembahasan Peraturan Daerah (Perda) terkait pendidikan. Sehingga, penyelenggaraan sekolah gratis di madrasah juga bisa turut dibahas.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 2 November 2024 dengan judul Demi Keadilan Dan Kualitas Pendidikan, Madrasah Swasta DKI Digratiskan Juga Dong
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya