Dark/Light Mode

Cegah Bullying, SDN Gunung 05 Jaksel Mexico Hadirkan Guest Teacher Polisi

Rabu, 13 November 2024 16:12 WIB
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan di SDN Gunung 05 Pagi Jakarta Selatan (Jaksel) atau SD Mexico, Rabu (13/11/2024). Foto: Istimewa
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan di SDN Gunung 05 Pagi Jakarta Selatan (Jaksel) atau SD Mexico, Rabu (13/11/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - SDN Gunung 05 Pagi Jakarta Selatan (Jaksel) atau yang dikenal SD Mexico menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan kasus bullying untuk kalangan pelajar di lingkungan sekolah.

Sosialisasi menghadirkan Guest Teacher Polisi yakni Aipda Monang Parlindungan Ambarita dari Polda Metro Jaya dengan IPDA Imam Basori dari Baintelkam Mabes Polri. Acara ini mengusung tema Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan.

Kepala Sekolah SDN Gunung 05, Eva Kurnia mengatakan, kegiatan kali ini upaya untuk mencegah dan mengatasi kasus bullying di kalangan pelajar.

"Dan program ini bertujuan untuk membekali siswa dengan nilai-nilai positif serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menghormati dan menghargai sesama baik dengan para pelajar maupun dengan para guru," tegas Eva.

Aipda Monang Parlindungan Ambarita dari Polda Metro Jaya dengan IPDA Imam Basori dari Baintelkam Mabes Polri. Foto: Istimewa

Baca juga : Stella Balinese Jasmine Sensation Hadirkan Sensasi Healing ala Bali di Rumah

Sementara itu, Aipda Ambarita yang disambut antusias para pelajar itu menjelaskan materi tentang bullying. Termasuk definisi, jenis, dan dampaknya terhadap korban.

Aipda Ambarita juga mengajarkan cara mengenali tindakan bullying serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghentikannya.

Materi yang disampaikan disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa SD agar mereka dapat dengan mudah memahami konsep tersebut.

Selain itu, program sosialisasi ini melibatkan interaksi langsung antara Petugas Polisi dan para siswa.

Baca juga : Cegah Stunting, Menteri Erick Dorong Yayasan BUMN Hadirkan Ruang Tumbuh

Di tempat yang sama, IPDA Imam Basori mengingatkan, para siswa untuk saling menghormati, toleransi, dan empati di lingkungan sekolah.

"Kita tadi mencoba memberikan penjelasan tentang pengertian bullying, bentuk bullying, dampak bullying, aktornya hingga mengajak para siswa ice breaking tepuk anti bullying hingga lagu anti bullying," kata IPDA Imam.

Dikatakan, kegiatan positif ini adalah upaya nyata untuk mencegah dan menanggulangi kasus bullying di tingkat SD. Menurutnya, pendidikan karakter menjadi pondasi penting dalam membentuk sikap dan perilaku siswa sejak dini.

Dengan melibatkan polisi dalam kegiatan tersebut, diharapkan siswa dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai positif yang dapat membantu mencegah perilaku bullying.

Baca juga : SIM Keliling Bogor Kamis 25 Juli, Hadir Di Mall Boxies Tajur

"Alhamdulillah respon terhadap kegiatan sosialisasi ini sangat positif dari para guru, siswa, dan orangtua. Mereka mengapresiasi Guest Teacher Polisi ini. Semoga apa yang kita sampaikan ini bisa diimplementasikan para siswa di lingkungan sekolahan. Sehingga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying," pungkas IPDA Imam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.