Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Cegah Stunting, Menteri Erick Dorong Yayasan BUMN Hadirkan Ruang Tumbuh
Rabu, 28 Agustus 2024 16:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Yayasan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) kembali meluncurkan program transformatifnya, yaitu "Ruang Tumbuh," yang dirancang sebagai solusi komprehensif untuk mengatasi isu kesehatan ibu dan anak, terutama masalah stunting.
Seperti informasi, pada tahun 2020, sebanyak 149 juta anak di dunia mengalami stunting dan 6,3 juta di antaranya adalah anak-anak Indonesia.
Sementara itu, dampak stunting ini akan dipikul anak-anak tersebut seumur hidup. Oleh karena itu, demi melahirkan generasi yang lebih baik dan mencapai Indonesia Emas 2045, masalah stunting ini perlu mendapatkan perhatian khusus.
Baca juga : Genjot Produksi Migas, Menteri ESDM Dorong Reaktivasi Sumur Idle
Menyadari urgensi tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengajak tim Yayasan BUMN, untuk segera menjadikan "Ruang Tumbuh" sebagai program unggulan (quick win) dengan mengajak para ahli gizi, parenting, tumbuh kembang anak, tata ruang, serta fasilitator pelatihan dan monitoring gizi untuk berkolaborasi dalam merumuskan program yang tepat dan dapat diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia.
Erick optimis, penanganan stunting dapat dilakukan secara efektif dengan mengoptimalkan peran posyandu dan sistem pendukung lainnya.
"Dengan pendekatan holistik, posyandu dapat berfungsi sebagai pusat tumbuh kembang anak, orang tua, serta para kader posyandu," ucap Erick saat meresmikan salah satu posyandu di wilayah RW 03 Pegangsaan Dua, Jakarta Utara.
Baca juga : Kerja Sama Iklim RI-Jepang, Menteri Siti: Dukung Kelestarian Lingkungan
Erick optimistis, melalui program Ruang Tumbuh, Yayasan BUMN berusaha menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.
"Yayasan BUMN berkomitmen untuk ikut mengoptimalkan fungsi dan peran posyandu sebagai pusat tumbuh kembang anak," katanya.
Melalui program pilot "Ruang Tumbuh" di wilayah di Jakarta, kata dia, yaitu wilayah Kelapa Gading dan Gandaria Selatan, didesain sesuai arahan Kementerian BUMN.
Baca juga : Kolaborasi PTPN Group dan Bank Mandiri, Dorong Pembiayaan Petani Tebu
Lebih lanjut Erick mengatakan, program ini melibatkan berbagai kolaborator, termasuk Parentalk, Sahabat Gizi, Jak Sehat, Edukazi, Pulpa 1000 Days Funds, serta didukung Temasek Foundation, Mind.id dan Arummi.
Ia menambahkan, program "Ruang Tumbuh" diyakini dapat menjadi model dalam penanganan stunting secara holistik dan kolaboratif, serta menjadi inspirasi bagi inisiatif serupa di berbagai daerah di Indonesia.
"Dengan semangat kolaborasi, Yayasan BUMN bersama para mitranya terus berupaya menciptakan dampak positif bagi generasi mendatang," pungkas Erick.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya