Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Luncurkan 200 Bus Listrik, Jakarta Dukung Transportasi Ramah Lingkungan
Selasa, 10 Desember 2024 19:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar acara peluncuran armada baru bus listrik high deck Trans Jakarta yang berlangsung di Plaza Selatan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024).
Dalam kesempatan ini, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menyampaikan apresiasinya atas upaya PT Trans Jakarta dan pihak terkait dalam pengadaan 200 unit bus listrik high deck pada tahun 2024.
“Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam mendukung komitmen kita untuk menghadirkan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, khususnya di Jakarta,” ujar Teguh saat ditemui di Monumen Nasisonal, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024).
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh armada Trans Jakarta akan terelektrifikasi sepenuhnya pada tahun 2030. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mendukung pencapaian Net Zero Emission.
“Kedepannya, kami akan terus berupaya memastikan keberlanjutan operasional bus listrik, salah satunya dengan memperluas fasilitas pengisian daya yang modern dan efisien di berbagai lokasi strategis,” jelasnya.
Menurut Teguh, 200 bus listrik ini akan dioperasikan oleh beberapa operator, yaitu Damri, Bianglala, dan Sinarjaya.
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo juga memberikan dukungan terhadap transformasi transportasi Jakarta.
Baca juga : UP PKB Jagakarsa Gelar Workshop Keselamatan Transportasi Jalan
“Kami sebagai pemegang saham Damri mendukung penuh transformasi menuju transportasi yang ramah lingkungan. Kami mengoperasikan 116 bus listrik Damri yang diharapkan bisa membantu Pj Gubernur Jakarta mencapai target 2030 untuk elektrifikasi seluruh armada,” kata Kartika.
Kartika menambahkan bahwa BUMN juga memiliki dua moda transportasi yang terintegrasi dengan Pemprov DKI Jakarta, yaitu LRT dan KRL Komuter.
“Dengan semakin banyaknya moda transportasi yang terintegrasi, kami berharap masyarakat Jakarta bisa semakin nyaman, aman, dan tentunya menurunkan emisi di Jakarta,” ujarnya.
Direktur Utama Trans Jakarta Welfizon Yuza menjelaskan bahwa 200 unit bus listrik high deck yang baru diluncurkan menambah armada yang sebelumnya sudah ada.
“Ini menambah dari 100 unit yang sudah dijalankan sebelumnya, dan di akhir tahun ini, total armada bus listrik kami akan menjadi 300 unit. Sekitar 20% dari armada bus sudah elektrifikasi,” katanya.
Welfizon menambahkan bahwa 200 bus listrik ini berpotensi mengurangi emisi sekitar 420 ribu ton CO2 ekivalen, yang setara dengan penanaman 1,5 juta pohon. Dampak lingkungan yang dihasilkan sangat besar, dan ini menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Welfizon mengungkapkan bahwa bus-bus ini akan beroperasi secara bertahap, mulai dari besok.
Baca juga : Borong Motor Listrik, Bamsoet: Positif bagi Lingkungan dan Perekonomian
“Di rute koridor 2 dan koridor 8, Lebak Bulus dan Pulau Gadung, kami rencanakan akan full dengan bus listrik,” jelas Welfizon.
Ia juga menjelaskan bahwa 200 bus listrik ini akan tersebar di beberapa koridor lainnya, dan sebagian besar akan menggantikan bus-bus berbahan bakar minyak (BBM).
Perbedaan utama antara 100 unit bus listrik yang sudah beroperasi sebelumnya dan 200 unit yang baru adalah tipe kendaraan.
“100 unit sebelumnya adalah bus dengan lantai rendah, yang kami gunakan sebagai feeder. Sementara 200 unit ini akan digunakan di sistem BRT, yang biasa dikenal dengan busway, yang berada di median jalan,” tambah Welfizon.
Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi juga menyampaikan tentang kemungkinan penyesuaian tarif Trans Jakarta.
“Kemarin, Pak Dirut melapor kepada saya. Saya minta untuk mempertimbangkan beberapa hal, seperti penyesuaian tarif dan timingnya agar tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Teguh juga menegaskan bahwa meskipun ada penyesuaian tarif, Trans Jakarta akan tetap beroperasi dengan baik.
Baca juga : Polytron Gandeng Gojek Komit Ciptakan Ekosistem Kendaraan Ramah Lingkungan
Terkait dengan target penambahan bus listrik pada 2025, Welfizon mengungkapkan bahwa rencana kerja anggaran untuk tahun tersebut masih dalam proses persetujuan.
“Mungkin di awal tahun kami akan rilis rencana penambahan bus listrik, terutama untuk peremajaan armada pada 2025,” katanya.
Mengenai investasi, Welfizon menjelaskan bahwa Trans Jakarta membeli jasa dari operator dan membayar per kilometer. Investasi perawatan dan lainnya dilakukan oleh operator.
Dengan peluncuran 200 unit bus listrik ini, Jakarta semakin dekat dengan pencapaian transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjuta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya