Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pesisir Utara Dan Pulau Seribu Terendam
Banjir Rob Makin Parah Akibat Penurunan Tanah
Rabu, 18 Desember 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Hambat Logistik
Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Yuke Yurike menyebut, banjir rob merupakan peristiwa alam yang terjadi setiap tahun. Fenomena ini biasa terjadi di akhir dan awal tahun.
Yuke bilang, pasang air laut melanda 70 persen daratan di Kepulauan Seribu. Kondisi ini, lanjut Yuke, butuh perhatian serius. Sebab, banjir rob dan cuaca buruk membuat pasokan makanan ke wilayah Kepulauan Seribu terganggu.
Dia mengaku mendapat banyak laporan dari warga Kepulauan Seribu.
Baca juga : Red Sparks Vs Pink Spiders, Megatron-Bukilic Menyala
“Beberapa hari ini mereka (warga Kepulauan Seribu) kesulitan pasokan bahan pangan karena cuaca sangat tidak bersahabat,” kata Yuke, Senin (16/12/2024).
Pasokan bahan pangan tidak bisa masuk lantaran kapal milik Dinas Perhubungan (Dishub) tidak bisa beroperasi seperti biasa.
“Kapal penyeberangan Dishub nggak layak operasi, makanya ketika cuaca seperti ini, mereka nggak bisa beroperasi. Masyarakat tetap mengandalkan kapal-kapal tradisional untuk penuhi kebutuhan,” ujarnya.
Untuk mengatasi banjir rob, Yuke mendorong Pemprov DKI dan masyarakat untuk menanam pohon mangrove. Penanaman mangrove ini dapat menahan air laut ke daratan.
Baca juga : Nadia Vega, Sudah Menjanda
“Mohon disuarakan soal penanaman mangrove dan lain-lain,” pintanya.
Hal senada diungkap Anggota DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo. Rio mendesak Pemprov DKI melakukan penanaman mangrove secara masif.
Rio menyebut, tanaman mangrove memiliki banyak manfaat. Selain mampu meredam gelombang dan abrasi, mangrove bisa menyaring air dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Selain itu, Rio menyoroti turunnya permukaan tanah di kawasan Marunda akibat sedimentasi dan pembangunan yang mengabaikan analisis dampak lingkungan (amdal).
Baca juga : Sembako Rakyat Bebas Pajak
“Pemprov harus memperhatikan dan segera mengambil tindakan atas semakin turunnya permukaan tanah,” tegasnya. [DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya