Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
Kabar Baik, Pencairan Tahap Pertama KJP Plus Akhir Januari 2025
Jumat, 27 Desember 2024 13:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi E DPRD Jakarta bersama Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar rapat terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), Senin (23/12/2024).
Rapat tersebut untuk mengevaluasi penerima KJP Plus dan KJMU oleh Disdik Jakarta. Terdapat kabar baik usai rapat itu. Yaitu, pencairan tahap pertama untuk penerima manfaat KJP Plus dan KJMU dilakukan pada akhir Januari 2025. Demikian diungkapkan Anggota Komisi E DPRD Jakarta Raden Gusti Arief.
Baca juga : Jakarta Prioritaskan Penanganan Banjir Pada APBD 2025
“Alhamdulillah, kita dapat berita baik. Sekda sudah menginformasikan bahwa Insya Allah kita akan mengawal ini di Komisi E. Hasilnya, bagi penerima manfaat KJP Plus dan KJMU, Insya Allah akan dikembalikan di tahap 1 tahun 2025. Akhir Januari nanti sudah ada pencairan,” ujar Gusti di Gedung DPRD Jakarta.
Gusti Arief juga mengingatkan pentingnya verifikasi ulang bagi peserta yang datanya sempat terblokir pada tahun 2024. Masyarakat yang merasa data mereka tidak sesuai atau menjadi dasar pemblokiran perlu segera menghubungi dinas terkait untuk memperbaiki informasi tersebut.
Baca juga : Bapanas Bulog Kementan Siap Perkuat Swasembada Pangan
“Harapannya, kepada peserta penerima KJP Plus dan KJMU yang terputus, agar segera melakukan verifikasi ulang. Pastikan bahwa data mereka sudah diperbarui, terutama terkait NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) Rp1 miliar atau kepemilikan kendaraan roda empat,” jelas dia.
Ia menambahkan, ada sekitar 105.000 penerima manfaat yang terputus pada tahun 2024. Diharapkan dapat kembali menerima hak mereka pada tahap pertama 2025.
Baca juga : Program Pembinaan UMKM Pertamina Raih Penghargaan dari Markplus
“Insya Allah, yang terputus sekitar 105.000 penerima akan kembali. Namun, verifikasi data harus dilakukan terlebih dahulu. Mudah-mudahan masyarakat terdampak segera memberikan data akhir yang benar,” pungkas dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya