Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Diberi Pekerjaan Dan Tinggal Di Rusun JIS
Warga Eks Kampung Bayam Happy Ending
Sabtu, 8 Maret 2025 06:50 WIB
Sebelumnya
Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin mengatakan, keberadaan warga eks Kampung Bayam diharapkan dapat memperkuat hubungan antara JIS sebagai aset strategis kota dengan masyarakat sekitar. Sekaligus juga menciptakan keseimbangan antara kepentingan sosial dan keberlanjutan fasilitas publik.
“Kehadiran warga Kampung Bayam berkontribusi pada penghijauan dan keseimbangan lingkungan di kawasan JIS,” ujar Iwan dalam keterangannya, Jumat (7/3/2025).
Iwan memastikan, Jakpro akan mendukung dan menjalankan kebijakan Pemprov DKI dengan memastikan bahwa pengelolaan hunian ini berjalan sesuai prinsip tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab.
Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Lakers Tak Terhentikan
Fasilitas yang tersedia di Rusun. Dia menyebutkan fasilitas yang tersedia di rusun tersebut. Yakni, ruang guru, dua ruang belajar, ruang perpustakaan, toilet umum dan toilet difabel. Serta Green House untuk mendukung kegiatan urban farming.
“Kami harapkan, sebelum Lebaran 2025, warga sudah bisa mulai pindah ke sini secara bertahap,” kata Iwan.
Martin (35), warga eks Kampung Bayam bersyukur atas keputusan ini.
“Akhirnya kami dapat solusi baik. Kami dari kelompok tani berharap ke depan akan ada perubahan yang lebih baik,” ujar Martin, Kamis (6/3/2025).
Namun, Martin mengaku memiliki kekhawatiran mengenai pekerjaannya selama ini sebagai petani kota.
“Kami tetap akan menjalankan kegiatan bertani, tetapi kalau nanti pekerjaan itu mengganggu JIS, hal itu harus kita bicarakan lagi,” kata Martin.
Baca juga : Tahan Marah Agar Jadi Ibu Panutan
Soal gaji kerja di JIS, Martin mengungkapkan, sejumlah warga menilai gaji cukup tinggi. Namun, potongan untuk bayar sewa juga dianggap tinggi. [RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya