Dark/Light Mode

Diberi Pekerjaan Dan Tinggal Di Rusun JIS

Warga Eks Kampung Bayam Happy Ending

Sabtu, 8 Maret 2025 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno menyerahkan kunci rumah susun (rusun) Kampung Susun Bayam kepada warga eks Kampung Bayam di Jakarta Utara, Kamis (6/3/2025). (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno menyerahkan kunci rumah susun (rusun) Kampung Susun Bayam kepada warga eks Kampung Bayam di Jakarta Utara, Kamis (6/3/2025). (Foto: Zahra/RM)

 Sebelumnya 
Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin mengatakan, ke­beradaan warga eks Kampung Bayam diharapkan dapat mem­perkuat hubungan antara JIS se­bagai aset strategis kota dengan masyarakat sekitar. Sekaligus juga menciptakan keseimbangan antara kepentingan sosial dan keberlanjutan fasilitas publik.

“Kehadiran warga Kampung Bayam berkontribusi pada peng­hijauan dan keseimbangan ling­kungan di kawasan JIS,” ujar Iwan dalam keterangannya, Jumat (7/3/2025).

Iwan memastikan, Jakpro akan mendukung dan menjalankan kebijakan Pemprov DKI dengan memastikan bahwa pengelolaan hunian ini berjalan sesuai prinsip tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab.

Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Lakers Tak Terhentikan

Fasilitas yang tersedia di Ru­sun. Dia menyebutkan fasilitas yang tersedia di rusun tersebut. Yakni, ruang guru, dua ruang belajar, ruang perpustakaan, toilet umum dan toilet difabel. Ser­ta Green House untuk mendukung kegiatan urban farming.

“Kami harapkan, sebelum Lebaran 2025, warga sudah bisa mulai pindah ke sini secara bertahap,” kata Iwan.

Martin (35), warga eks Kam­pung Bayam bersyukur atas keputusan ini.

Baca juga : Nyaris Cerai Lagi

“Akhirnya kami dapat solusi baik. Kami dari kelompok tani berharap ke depan akan ada perubahan yang lebih baik,” ujar Martin, Kamis (6/3/2025).

Namun, Martin mengaku me­miliki kekhawatiran mengenai pekerjaannya selama ini sebagai petani kota.

“Kami tetap akan menjalankan kegiatan bertani, tetapi kalau nanti pekerjaan itu mengganggu JIS, hal itu harus kita bicarakan lagi,” kata Martin.

Baca juga : Tahan Marah Agar Jadi Ibu Panutan

Soal gaji kerja di JIS, Mar­tin mengungkapkan, sejumlah warga menilai gaji cukup tinggi. Namun, potongan untuk bayar sewa juga dianggap tinggi. [RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.