Dark/Light Mode

Prediksi BMKG Hujan Lebat Hingga 11 Maret 2025

Yuk, Keruk Sungai Dan Bersihkan Saluran Air

Sabtu, 8 Maret 2025 07:25 WIB
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta Mohamad Yohan. (Foto: Zahra/RM)
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Jakarta Mohamad Yohan. (Foto: Zahra/RM)

 Sebelumnya 
Wakil Ketua DPRD Jakarta Wibi Andrino menambahkan, Pemprov Jakarta harus mengebut proyek naturalisasi sungai hingga peningkatan kapasitas drainase, untuk mengantisipasi adanya air kiriman yang bisa menyebabkan banjir.

“Percepatan proyek pengendalian banjir, seperti naturalisasi sungai dan peningkatan kapasitas drainase, harus jadi prioritas,” tegasnya.

Wibi juga menekankan, penanganan banjir membutuhkan respons cepat hingga koordinasi lintas instansi secara berkesinambungan. Artinya, Jakarta membutuhkan solusi jangka panjang.

Baca juga : Wali Kota Banjarbaru Mengundurkan Diri

“DPRD akan terus mengawasi dan mendorong realisasi solusi jangka panjang agar Jakarta lebih tangguh dalam menghadapi banjir,” tandasnya.

Perbincangan tentang banjir Jakarta, juga masih ramai diperbincangkan netizen di media sosial X. Khawatir banjir dan genangan kembali melanda Jakarta.

“Sekarang Jakarta panas banget gara-gara modifikasi cuaca. Tapi, mau sampai kapan rekayasa manusia melawan alam? Ada saatnya alam tunjukan harga dirinya di atas kepongahan manusia. Inilah yang harus diwasapdai, jangan sampai banjir menimbulkan banyak kerugian karena kelengahan kita,” tulis akun @hdjodok_.

Baca juga : Tarif Tiket Pesawat Lebih Murah, Ekonomi Bergairah

“Sejauh ini, titik banjir di Jakarta, ada di wilayah itu-itu saja, salah satunya di Pasar Minggu. Tapi, kalau kita lengah, titik banjir bisa timbul dimana-mana,” cuit akun @79889876.

“Kepada para petugas, tolong aliran kali dekat Pasar Lenteng Agung diawasi, dan dibersihkan dari sampah. Kemarin sempat meluap hingga mengganggu arus kendaraan dari Jalan Lenteng Agung mau ke Jagakarsa dan sebaliknya,” ungkap akun @mdecutmrwati1987.

“Hari-hari pasca banjir dan genangan sebaiknya dimanfaatkan untuk merelokasi warga ke tempat aman, bukan mengembalikan merek ke pemukiman di sempadan sungai,” usul akun @rhmtkartolo.

Baca juga : Rosan Kerek Investasi Dan Program Hilirisasi

“Saran gue, bantuan kepada para korban, sebaiknya jangan terus-terusan sembako. Harus ada solusi jangka panjang, seperti memindahkan mereka ke daerah yang aman dari banjir,” timpal akun @invanfischer_. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.