Dark/Light Mode

Ungkap Hasil Sidak Di Jakarta

BPOM: Takjil Di Benhil Aman

Kamis, 13 Maret 2025 07:25 WIB
Kepala BPOM Taruna Ikrar memberikan keterangan kepada wartawan usai sidak ke sejumlah pedagang di Bazar Takjil Ramadan, Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta, Selasa (11/3/2025). (Foto: Dok. BPOM)
Kepala BPOM Taruna Ikrar memberikan keterangan kepada wartawan usai sidak ke sejumlah pedagang di Bazar Takjil Ramadan, Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta, Selasa (11/3/2025). (Foto: Dok. BPOM)

 Sebelumnya 
“Jika suatu produk tidak memiliki izin edar, itu ilegal. Begitu pula jika sudah kedaluwarsa, produk tersebut bisa berbahaya karena dapat mengandung bakteri dan zat berbahaya lainnya,” cetusnya.

Lebih lanjut, Taruna juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan ciri-ciri makanan yang aman dikonsumsi. Untuk pangan segar, jelas dia, penting untuk memeriksa warna, bau, dan kemasan. Sementara untuk makanan kemasan olahan, perhatikan kemasan, izin edar, label, dan tanggal kedaluwarsa.

Intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadhan ini, lanjut dia, juga mencakup pemeriksaan di beberapa pasar besar yang menjadi tempat penjualan takjil di Jakarta, seperti Pasar Rawamangun dan Pasar Bendungan Hilir. BPOM juga berkomitmen mengedukasi masyarakat dan memastikan keamanan pangan takjil, serta makanan olahan yang dijual selama Ramadan.

Baca juga : Pemenang Pilbup Magetan Ditentukan Di Empat TPS

“Kami akan mengumumkan hasil temuan intensifikasi pengawasan pangan pada 21 Maret 2025, apa saja yang ditemukan dan berapa banyak temuannya. Kami akan pastikan, semua pangan yang dijual di pasar-pasar Indonesia aman untuk dikonsumsi,” tandasnya.

Terpisah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting menyatakan, uji sample yang dilakukan BPOM di sentra takjil Benhil merupakan hal rutin di Bulan Ramadan. Dia menegaskan, pihaknya selalu siap untuk berkolaborasi dalam pemeriksaan tersebut.

“Kawasan Benhil merupakan salah satu tempat yang diketahui banyak orang, sebagai sentra penjualan takjil. Sebab itu, kami ingin pastikan produk yang dijajakan aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Baca juga : Tol MBZ Tak Bisa Dilalui Tronton Hingga Kontainer

Ginting memastikan, pihaknya juga siap berkomunikasi dan berkoordinasi lebih lanjut dengan BPOM, untuk menjaga keamanan produk takjil yang di jual ke masyarakat. “Ini demi kebaikan bersama,” imbuhnya.

Di media sosial X, netizen juga kerap memperbicangkan tentang kawasan takjil di Benhil. Mereka bersyukur, seluruh makanan dan minuman di kawasan itu aman untuk dikonsumsi.

“War takjil di Benhil gone wrong kalau nggak siap mental. Soalnya, ramai banget. PUSING,” cuit akun @sashumie. “Jujur, gue mau nyoba war takjil yang di Benhil. Tapi, mager banget kalau sendirian,” timpal akun @yojiooo_.

Baca juga : Perekonomian Menggeliat, Konsumsi Masyarakat Naik

“Mau ikut war takjil di Benhil? Saran gw, kalian jangan datang menjelang beduk maghrib. Asli, bakal rebutan!” tulis akun @yomanyoman123. “Gue senang, takjil di Benhil aman. Info nih, takjil di Benhil kalau sudah mepet adzan diobral,” ucap akun @rjslamp. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.