Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
THR & Gaji Ke-13 Segera Cair
Perekonomian Menggeliat, Konsumsi Masyarakat Naik
Kamis, 13 Maret 2025 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah resmi menetapkan jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga selama Ramadan dan Idul Fitri, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengumumkan THR bagi PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri, hakim, serta pensiunan.
THR akan mulai dicairkan pada 17 Maret 2025, sekitar dua minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sementara, gaji ke-13 akan dibayarkan pada Juni 2025, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru sekolah.
Kebijakan ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.
“Semoga dengan adanya kebijakan ini, masyarakat dapat lebih mudah mengelola kebutuhan selama mudik dan libur Lebaran,” ujar Sri Mulyani dalam pernyataan resmi dikutip, Rabu (12/3/2025).
Baca juga : Distribusi MinyaKita Baiknya Ajak BUMN
THR dan gaji ke-13 akan diberikan kepada sekitar 9,4 juta penerima, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pusat dan daerah.
Pemerintah berharap, pencairan THR lebih awal akan membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri.
Adapun gaji ke-13 yang dibayarkan pada Juni bertujuan meringankan beban orang tua dalam membiayai pendidikan anak.
Pelaku usaha menyambut baik kebijakan ini. Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sarman Simanjorang mengatakan, alokasi anggaran sekitar Rp 50 triliun untuk THR ASN akan berdampak positif pada konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan ekonomi.
Kata dia, Ramadan dan Idul Fitri merupakan periode dengan perputaran uang terbesar di Indonesia.
Baca juga : Job Fair Di Tiap Kecamatan Bantu Atasi Pengangguran
“Momentum ini sangat penting meningkatkan daya beli masyarakat. Ini akan menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal I-2025,” ujar Sarman kepada Rakyat Merdeka, Rabu (12/3/2025).
Menurutnya, kombinasi antara THR ASN, THR pekerja swasta, serta transfer remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan menggerakkan berbagai sektor ekonomi.
Dampaknya akan terasa di sektor transportasi udara dan laut, logistik, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata di daerah tujuan mudik.
Selain itu, sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga akan mendapat manfaat besar. Terutama bagi pedagang oleh-oleh, kuliner khas daerah, serta perajin batik dan kain tradisional.
“Dengan jutaan pemudik yang melakukan perjalanan ke daerah asal, konsumsi rumah tangga akan meningkat pesat,” jelas Sarman.
Baca juga : Man. United Vs Real Sociedad, Ajang Pembuktian Ruben Amorim
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menjelaskan, besaran THR dan gaji ke-13 bagi aparatur negara terdiri dari gaji pokok, tunjangan melekat, serta tunjangan kinerja sebesar 100 persen untuk ASN pusat, prajurit TNI-Polri dan hakim.
ASN daerah akan menerima skema serupa. Namun besaran tunjangan kinerja disesuaikan dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah.
“Bagi pensiunan, THR dan gaji ke-13 diberikan sebesar uang pensiun bulanan,” kata Prabowo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Sebagai pelengkap, Pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan pendukung. Seperti diskon harga tiket pesawat sebesar 13-14 persen, serta penurunan tarif tol dan transportasi umum selama periode mudik Lebaran.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya