Dark/Light Mode

Permudah Akses Turis Ke Pulau Seribu

DKI Bangun Dermaga Di PIK

Rabu, 9 April 2025 06:50 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun dermaga baru di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, khusus untuk kapal-kapal wisata. Tujuannya untuk memudahkan wisatawan ke Kepulauan Seribu.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo ber­harap, kehadiran dermaga itu bisa dinikmati semua warga. Bukan fasilitas eksklusif untuk melayani pihak tertentu saja. Karena, kawasan PIK dikenal ditempati kalangan menengah ke atas.

“Kami mendukung pembangunan dermaga baru di PIK, asalkan menjangkau seluruh masyarakat. Termasuk nelayan dan warga biasa yang ingin ke Kepulauan Seribu,” kata Rio, Senin (7/4/2025).

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan ini juga minta Pemprov DKI tidak mengabaikan der­maga lain, seperti Marunda dan Kali Adem. Fasilitasnya juga harus mumpuni, tidak kalah dari dermaga di PIK, sehingga dua dermaga tersebut tetap ramai.

Baca juga : Kantongi Restu Orangtua Maxime

“Agar akses ke Kepulauan Seribu merata dan tidak terpusat di area elite saja, “ jelas Rio.

Selain itu, Rio meminta, Pem­prov transparan dalam pengalokasian dana pembangunan dermaga tersebut. Apakah hanya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau mendapatkan ban­tuan dari pihak swasta.

Pengalokasian dana dalam proyek ini juga harus jelas serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Bukan hanya untuk kepentingan komersial atau swasta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, dermaga ini untuk mempermudah dan menambah akses ke Kepulauan Seribu.

Baca juga : Di Panggung Politik Nasional, Didit Jadi Rising Star

“Pemilihan lokasi di PIK karena Pemprov DKI memiliki lahan di Pantai Kita Maju Ber­sama,” katanya.

Syafrin menyebut, pembangunan dermaga ini strategi untuk memajukan pariwisata di Kepulauan Seribu. Diungkap­kan dia, keberadaan dermaga tersebut akan memudahkan dan memangkas waktu serta jarak tempuh wisatawan, baik domes­tik maupun mancanegara. Wisa­tawan yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) bisa langsung menuju ke dermaga tanpa harus berputar ke kota.

“Jaraknya (dari Bandara ke dermaga di PIK) sekitar 10-15 menit. Selanjutnya mereka bisa berlayar ke kawasan Pulau Seribu sesuai lokasi wisata yang dituju,” kata Syafrin.

Dia bilang, pihaknya sudah melakukan studi terkait pem­bangunan dermaga tersebut. Rencananya, pembangunan akan segera dilakukan

Baca juga : Turun Ke Sawah, Ikut Panen Serentak di 14 Provinsi, Prabowo: Stok Beras Melimpah

“Diharapkan 2027 ini sudah masuk dalam pembangunan fisik tahap pertama untuk dermaga kapal-kapal wisata ke Pulau Seribu,” ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.