Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bahas Perluasan Rute MRT Dan Transjabodetabek
DKI-Banten Matangkan Kolaborasi Atasi Macet
Senin, 14 April 2025 06:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemprov Banten matangkan rencana perluasan rute Mass Rapid Transit (MRT) dan Transjabodetabek. Draf perencanaan kini mulai menyentuh urusan teknis.
Jumat (11/4/2025), Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengunjungi Kantor Pemprov Banten di Kota Serang, membahas rencana kolaborasi antara dua daerah.
Kedatangan Rano merupakan kunjungan balasan. Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Baca juga : Garuda Muda Siap Lumpuhkan Korut
Dalam pertemuan itu, Pramono dan Andra Soni sepakat memperluas rute MRT dari Lebak Bulus ke Balaraja.
Rano menjelaskan, kedua provinsi makin serius membahas kolaborasi untuk mengatasi kemacetan. Selain MRT, kedua provinsi membahas perluasan rute Transjabodetabek.
“Kalau dulu Transjakarta sudah melayani hingga mencapai kota penyangga Jakarta, sekarang kita akan memperpanjang menjadi Transjabodetabek,” kata Bang Doel, sapaan akrab Rano Karno.
Baca juga : Cerai Bukan Karena Masalah Keyakinan
Bang Doel bilang, ke depan Transjabodetabek akan melintas wilayah Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.
Untuk teknis dan skema alur integrasi Transjabodetabek ini, lanjut Bang Doel, ia akan diskusi dulu dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.
“Nanti kami akan hitung dulu, pool-nya ada di mana saja,” ujarnya.
Baca juga : Evakuasi Sementara, Bukan Relokasi Permanen: Indonesia Sayang Warga Gaza
Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik rencana tersebut. Andra Soni menyebut, hubungan antar daerah penyangga diharapkan dapat terus terjalin dengan baik. Kata dia, permasalahan yang dialami oleh Jakarta juga terjadi di Banten, seperti kemacetan dan banjir.
“Jakarta pagi hari macet, kemudian sore hari kami yang kebagian macet. Kalau Jakarta kebanjiran, kami juga kebanjiran,” ucap Andra Soni.
Dia berharap, koordinasi Banten dan Jakarta bisa menghasilkan kolaborasi positif, baik di tingkat kebijakan pembangunan infrastruktur maupun kebijakan administrasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya