Dark/Light Mode

Bahas Perluasan Rute MRT Dan Transjabodetabek

DKI-Banten Matangkan Kolaborasi Atasi Macet

Senin, 14 April 2025 06:50 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno (kanan) dan  Gubernur Banten Andra Soni. (Foto: Instagram/si.rano)
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno (kanan) dan  Gubernur Banten Andra Soni. (Foto: Instagram/si.rano)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemprov Banten matangkan rencana perluasan rute Mass Rapid Transit (MRT) dan Transjabodetabek. Draf perencanaan kini mulai menyentuh urusan teknis.

Jumat (11/4/2025), Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengunjungi Kan­tor Pemprov Banten di Kota Serang, membahas rencana kolaborasi antara dua daerah.

Kedatangan Rano merupakan kunjungan balasan. Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/4/2025).

Baca juga : Garuda Muda Siap Lumpuhkan Korut

Dalam pertemuan itu, Pra­mono dan Andra Soni sepakat memperluas rute MRT dari Lebak Bulus ke Balaraja.

Rano menjelaskan, kedua provinsi makin serius memba­has kolaborasi untuk mengatasi kemacetan. Selain MRT, kedua provinsi membahas perluasan rute Transjabodetabek.

“Kalau dulu Transjakarta su­dah melayani hingga mencapai kota penyangga Jakarta, seka­rang kita akan memperpanjang menjadi Transjabodetabek,” kata Bang Doel, sapaan akrab Rano Karno.

Baca juga : Cerai Bukan Karena Masalah Keyakinan

Bang Doel bilang, ke depan Transjabodetabek akan melin­tas wilayah Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

Untuk teknis dan skema alur integrasi Transjabodetabek ini, lanjut Bang Doel, ia akan diskusi dulu dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.

“Nanti kami akan hitung dulu, pool-nya ada di mana saja,” ujarnya.

Baca juga : Evakuasi Sementara, Bukan Relokasi Permanen: Indonesia Sayang Warga Gaza

Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik rencana terse­but. Andra Soni menyebut, hubungan antar daerah penyangga diharapkan dapat terus terjalin dengan baik. Kata dia, permasalahan yang dialami oleh Ja­karta juga terjadi di Banten, seperti kemacetan dan banjir.

“Jakarta pagi hari macet, kemudian sore hari kami yang kebagian macet. Kalau Jakarta kebanjiran, kami juga kebanjiran,” ucap Andra Soni.

Dia berharap, koordinasi Banten dan Jakarta bisa menghasil­kan kolaborasi positif, baik di tingkat kebijakan pembangunan infrastruktur maupun kebijakan administrasi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.